“Banjir Bandang dan Lonsor lebih Dahsyat dari Tsunami Aceh”
BANDA ACEH I Atjeh Terkini.Id. Paska banjir bandang dan lonsor Aceh pora – poranda 18 Kabupaten Daerah Provinsi Aceh lebih Dahsyat dari pada Tsunami Aceh 2004.
Hal itu dikatakan oleh Keuchik gampong Batoh, Kecamatan Lueng Bata, kota Banda Aceh, Djafaruddin. Kepada Atjeh Terkini.id Senin (08/12).
Sebagai mana diketahui aliran sungai nan berlumpur telah menyapu ribuan rumah masyarakat tenggelam di telan lumpur setingi atap
“Sebenar becana Alam kali ini lebih dahsyat dari tsunami Aceh 2004, namun kita merasakan karena tidak berdampak, akan tetapi perlu kita waspadai karena bencana datang tidak tahu kita kapan”. Keuchik gampong Batoh
Dampak dari pada itu adalah kewajiban kita peduli kepada saudara kita yang dilanda musibah sekarang ini, dengan demikian masyarakat gampong batoh baru saja salurbakan bantuan berupa pakaian layak pakai sebelumnya kami titipkan melalui relawan mahasiswa Uniiversitas Muhammadiyah untuk secepatnya bisa distrubusi ke masyarakat pedalaman Pidie Jaya dan Aceh timur.
Tidak berhenti disitu. antusias masyarakat gampong batoh terus berlanjut kali ini mereka mengatarkan bantuan berupa sembako terus mengalir ke posko gampong Batoh Peduli bencana dengant sumbangan suka rela, berupa beras gula minyak makan, roti serta mie instan. Serta air mineral adalah kebutuhan mendesak.
“Hari ini kita baru saja berangkatkan sembako kebutuhan yang perlu segerakan dengan menggunakan satu mobil angjkutan akan disalurkan kepada masyarakat korban banjir dan lonsor Kabupaten Biereuen” kata Djafaruddin.
Mudah -mudahan bantuan tersebut bisa secepatnya tiba dengan selamat tanpa adanya hambatan dalam perjalanan
Keuchik gampong Batoh juga mengucapkan terima kasih banyak kepada Masyarakat yang telah memberi bantuan suka rela menitipkan kepada kami untuk di salur ke masyarakat korban banjir,

Semoga bantuan yang kita beri menjadi ladang amal ibadah kita di kemudian hari, Demikian juga kita harapankan kepada masyarakat gampong batoh
yang di landa musibah sanak saudara ada yang korban bencana alam mohon bersabar menghadapi kenyataan, yang mana ini adalah cobaan,Dan semoga cobaan yang Allah berikan kali adanya hikmah dikemudian hari. Tutup Djafaruddin.(DK).















