Aceh Utara | Atjeh Terkini.id – Berbagai bentuk kepedulian Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terhadap pendidikan yang terdampak bencana alam. Selain turun langsung melakukan aksi bersih-bersih di sejumlah sekolah dan madrasah pasca bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Utara.
Mereka juga melakukan edukasi seraya menyemangati para siswa-siswi untuk tekun belajar demi masa depan. Sebagaimana terlihat pada Selasa (13/01/2026) pagi, di MIN 14 Aceh Utara.
Kepala MIN 14 Aceh Utara H. Muhammad Yusuf, menyambut baik kehadiran personel Satlantas Polres Aceh Utara hadir memberikan edukasi tentang keamanan dan ketertiban serta kedisiplinan kepada para peserta didik.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Aceh Utara Aipda Agusnawan terus menyemangati para murid untuk rajin dan tekun meniti ilmu meraih cita-cita masa depan, walaupun madrasah baru saja bersih dari sisa lumpur, belajar sementara ini ada yang duduk beralas karpet serta rusaknya fasilitas penunjang belajar mengajar akibat bencana banjir.
“Kalian semua adalah generasi emas harapan bangsa dan negara, di tangan kalianlah nanti negeri ini. Sekarang kalian pelajar di madrasah ini, esok hari nanti menjadi pemimpin untuk negeri ini. Cam kan itu,” ujar Kanit Kamsel Satlantas Polres Aceh Utara itu.

Agusnawan juga berpesan kepada seluruh siswa-siswi agar senantiasa taat dan patuh pada perintah Allah SWT, berbakti kepada kedua orangtua dan guru serta rajin belajar merupakan kunci kesuksesan di dunia dan akhirat.
“Meraih kesuksesan di dunia dan akhirat merupakan impian semua orang. Oleh kerenanya, semua manusia berlomba-lomba untuk meraih kesuksesan itu,” tegasnya di hadapan ratusan murid madrasah.
Ia menambahkan, belajar dengan sungguh-sungguh, manfaatkan kesempatan sebagai seorang murid untuk belajar yang rajin, carilah ilmu sebanyak-banyak kerena tidak ada usaha yang menghianati hasil.

Di penghujung pertemuan dengan dewan guru dan murid MIN 14 Aceh Utara, Agusnawan memberikan pemahaman tentang pentingnya tertib berlalulintas dan keselamatan di jalan raya. Dalam kegiatan tersebut, dirinya memberikan sosialisasi mengenai peraturan lalulintas, etika berkendara, serta dampak fatal dari pelanggaran yang dapat menyebabkan kecelakaan.
Dalam arahannya, Kanit Kamsel menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Aceh Utara untuk menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini.

“Kita berharap, para pelajar tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga dapat menjadi pelopor keselamatan berkendara, baik di lingkungan madrasah maupun keluarga,” kata Aipda Agus.
Sebelum meninggalkan lokasi madrasah, Aipda Agus bersama personil Polantas lainnya serta ikut didampingi kepala madrasah dan beberapa orang guru memberikan edukasi kepada pemilik kantin madrasah untuk tetap memperhatikan jajanan sehat yang dijual kepada anak-anak, baik berupa makanan maupun minuman harus memiliki standar kesehatan dalam mewujudkan pola hidup bersih dan sehat.
Sementara itu, Kepala Madrasah H. Muhammad Yusuf menyambut baik program-program kolaborasi antara madrasah dan Polri, seperti “Polisi Saweu Sikula atau Madrasah”, yang tidak hanya memberikan wawasan hukum dan keselamatan berlalulintas, tetapi juga memotivasi anak-anak kami untuk menjauhi pergaulan negatif dan merajut cita-cita, termasuk membentuk etika serta moralitas peserta didik kami.
“Kami berharap, sinergi dan hubungan baik ini dapat terus berlanjut di masa yang akan datang,” tutupnya. (H.Yos)












