Langsa | Atjeh Terkini.id- Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Langsa saat ini melakukan pendataan para pelaku UMKM terdampak bencana Hidrometeorologi bulan November 2025 lalu.
“Saat ini progresnya sudah mencapai 97 persen, semua pelaku UMKM akan dilaporkan ke pihak kementerian terkait,” ujar Plt Kadis Perindagkop dan UKM Kota Langsa Harris Gusnally SE MH, pads Atjeh Terkini.id, Rabu (14/2/2026).
Menurutnya, data tersebut untuk di masukkan dalam rencana aksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana (R3P) dan kemudian menjadi acuan untuk penyusunan rencana kerja kedepannya.
“Pendataan ini akan kita akhiri pada tanggal 15 Januari 2025. Sebagian data tersebut sudah kita masukkan dari beberapa hari lalu dan hingga saat ini masih berlanjut,” demikian ujarnya.
Terpisah, salah seorang pelaku UMKM Sofyan menyambut baik dan sangat antusias dengan pendataan UMKM terdampak bencana hidrometeorologi di kota Langsa.
“Semoga tempat usaha saya yang diseret arus banjir dapat tergantikan dengan adanya pendataan ini,” ujar Sofyan, seraya menunjukan foto kontainer kios rokoknya yang diseret arus banjir kepada Atjeh Terkini.id.(**)












