BANDA ACEH I Atjeh Terkini- Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, bersama Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, dan Menteri Perdagangan, Dr. Budi Santoso, melakukan kunjungan ke Kabupaten Bireuen, Aceh, pada Jum”at 9/1-2026 untuk meninjau kerusakan tambak masyarakat di Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen, akibat banjir bandang akhir tahun 2025.
Kedatangan mereka disambut oleh Dr. TB Haerul Rahayu, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, dan Ir. M. Jafar, MM, Kepala Dinas Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DPKP) Bireuen. Mereka melakukan peninjauan ke lokasi tambak yang rusak dan bertemu dengan warga setempat untuk mendengar langsung keluhan dan kebutuhan mereka.
Ujang Komarudin, Direktur Suasana dan Prasarana Demokrat Jenderal Perikanan Budidaya, menyatakan bahwa KKP telah melakukan inventarisasi dampak banjir dan memiliki data kerusakan tambak. “Kami telah mengidentifikasi 4943 hektar tambak yang terdampak banjir di Kabupaten Bireuen, dengan kondisi rusak berat, seperti jebol, rusak ringan, bahkan ada yang tertimbun lumpur,” ujarnya.
“Kami akan berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk merancang tindak lanjut dan memulihkan perikanan budidaya di wilayah ini,” tambah Ujang Komarudin.
Kepala DPKP. Ir. M. Jafar, MM, menambahkan bahwa warga setempat sangat membutuhkan bantuan untuk pemulihan tambak mereka. “Kami berharap ada program yang dapat memberdayakan petani tambak agar mereka punya penghasilan yang stabil mengingat menjelang Rhomadan akan tiba,
katanya
Para menteri berjanji untuk memulihkan perikanan budidaya di Bireuen dan memberikan bantuan kepada warga terdampak. Mereka juga berharap agar kerusakan pesisir dapat segera diatasi untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan memastikan keberlanjutan perikanan budidaya di wilayah tersebut. (**)












