Bireuen | Atjeh Terkini.id — Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat di wilayah terdampak bencana alam di Aceh, khususnya Kabupaten Bireuen.
Selain melaksanakan pembersihan fasilitas sekolah dari endapan lumpur pascabanjir bandang, TNI melalui Tim Medis Yonif TP 837/Kesatria Trunojoyo Kodam V/Brawijaya juga memberikan penyuluhan kesehatan kepada siswa-siswi SDN 6 Peusangan Siblah Kreung, Kabupaten Bireuen.
Kegiatan tersebut meliputi pembersihan lumpur yang menggunung di dalam maupun luar ruangan sekolah, serta edukasi kesehatan dan wawasan kebangsaan (Wasbang) bagi para siswa. Anggota Tim Medis Yonif TP 837/Kesatria Trunojoyo menyempatkan diri berbagi pengetahuan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang terdampak bencana.

Kegiatan ini bertujuan untuk mentransferkan pengetahuan kepada anak-anak sekaligus membangkitkan semangat dan motivasi belajar mereka agar tetap optimis dalam menggapai cita-cita, meskipun berada dalam keterbatasan akibat bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Bireuen.
Komandan Tim Kesehatan Yonif TP 837/Kesatria Trunojoyo Kodam V/Brawijaya, Lettu Ckm drg Muhammad Raditya Nanza, menjelaskan bahwa terdapat beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, di antaranya penyuluhan kesehatan tentang cara mencuci tangan yang benar, pembacaan cerita motivasi seperti dongeng, kisah pahlawan, dan cerita inspiratif, serta permainan edukatif berupa nyanyian dan kuis pengetahuan umum dengan hadiah menarik. Selain itu, tim juga membagikan snack kepada para siswa.
“Antusiasme anak-anak sangat tinggi. Mereka aktif mendengarkan, mengikuti kegiatan, dan cukup cekatan menjawab pertanyaan yang kami ajukan,” ungkapnya.
Ia berharap melalui pendekatan tersebut, anak-anak dapat lebih termotivasi untuk belajar.
“Ini membuktikan bahwa TNI hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir bandang. Berbagi ilmu dengan anak-anak sekolah merupakan bagian dari upaya kami untuk memberikan sentuhan pengetahuan dan semangat bagi mereka,” tambah Lettu Ckm drg Muhammad Raditya Nanza.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 6 Peusangan Siblah Kreung, Ibu Anita, S.Pd, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Satgas Yonif TP 837/Kesatria Trunojoyo Kodam V/Brawijaya. Menurutnya, kehadiran TNI tidak hanya membantu membersihkan lumpur di lingkungan sekolah, tetapi juga memberikan edukasi yang mampu meningkatkan motivasi dan semangat belajar siswa.
“Kami sangat terkesan. Bapak-bapak TNI tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga mengangkat moril anak-anak yang terdampak bencana agar tetap semangat belajar,” ujarnya.
Sejumlah siswa pun mengaku senang dengan kehadiran anggota TNI di sekolah mereka. Gibran, salah satu siswa, mengaku kagum melihat seragam loreng TNI dan bercita-cita menjadi tentara kelak. “Iya, kami senang ada tentara. Nanti mau jadi tentara saja,” ujarnya polos.
Ungkapan tersebut kegembiraan dan inspirasi yang dirasakan anak-anak atas kehadiran TNI di tengah-tengah mereka pascabencana.(Mega)












