Langsa | Atjeh Terkini.id – Selain BBM, krisis air bersih pasca banjir masih melanda sebagian warga Kota Langsa. Puluhan mobil tangki air, betor pengangkut air jerigen dan sejumlah mobil dengan tandon besar mengisi air di depot pengisian air Gampong Lengkong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Kamis (4/12/2025).
“Saat ini saya sangat kewalahan melayani masyarakat untuk mendapatkan air bersih, harganya juga bisa beragam dikarenakan BBM susah didapat,” ujar Fendi salah seorang sopir tangki air.
Menurutnya, untuk satu tangki ukuran 5 ton air harga mulai dari 500 ribu hingga 700 ribu, tergantung rute tempat tujuan.
“Banyak yang minta saya tak sempat, apabila BBM ada, malam pun saya antar, tapi itulah kendalanya,” jelas Fendi lagi.

Hal senada juga dikatakan Rahmad. Meski mengangkut air jerigen mengunakan betor, ia sangat kewalahan melayani pelanggan.
“Saya melayani yang dekat aja bang, rute jauh belum sempat apalagi BBM sangat terbatas saya dapatkan,” ujar Rahmad.
Rahmad menyebut 10 ribu untuk satu jerigen air di jual. Per hari ia dapat 10 hingga 12 trip, bolak balik menyuplai air kepada masyarakat.
Pantauan, puluhan hingga ratusan kendaraan baik roda tiga dan empat memenuhi depot pengisian air bersih. Mereka silih berganti mendapatkan air.(**)












