Tuntut Menjadi PPPK, Ratusan Tenaga Honorer Gelar Aksi Damai

- Jurnalis

Selasa, 14 Januari 2025 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Bireuen | Atjeh Terkini.id – Ratusan tenaga kesehatan honorer non Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan Aksi Damai Di depan Kantor Bupati Bireuen.

Dalam aksi tersebut mereka menuntut kejelasan nasib mereka Untuk diangkat menjadi PPPK penuh, Selasa (14/1/2025).

Dengan membawa poster yang bertuliskan terkait tuntutan, mereka mendatangi Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen. Aksi itu juga dengan pengawalan ketat dari pihak Kepolisan Bireuen.

Aksi protes para tenaga kesehatan ini meminta kejelasan atas nasib mereka yang belum di angkat menjadi pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024 kemarin.

Setelah melakukan aksi di depan Kantor Bupati, sejumlah oerwakilan Nakes dioersilahkan untuk melakukan audiensi dengan Pj Bupati Bireuen .

Baca Juga :  Catin Gagal Nikah Gugat Pemkab Bireuen 1 M Lebih, Begini Kata Kajari

Koordinator aksi Jamal mengatakan, dari hasil audiensi ada beberapa point tuntutan mereka salah satunya untuk tenaga Honorer Pegawai Pemerintahan dan Perjanjian Kerja (PPPK) R2 dan R2 untuk diangkat penuh waktu dan menolak paruh waktu.

Pj Bupati Bireuen Jalaluddin,SH MM menyampaikan mereka sudah menerima aspirasi lara tenaga kesehatan dan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat.

Sementara itu salah seorang peserta aksi Ulfayani menyampaikan, dia sudah tujuh belas tahun mengabdi untuk Pemerintah Bireuen dengan menerima gaji Rp.150.000 (Seratus Lima Puluh Ribu) Perbulannya.

Ada delapan point petisi tuntutan tenaga kesehatan dan Teknis R2/R3 Kabupaten Bireuen yang disampaikan, diantaranya sebagai berikut;

1. Untuk R2/R3 kami harus diangkat penuh waktu

Baca Juga :  GeRAK Bireuen: Pernyataan Sekda Tidak Berempati, Jangan Kriminalisasi Korban Bencana

2. Khususnya R2/R3 Lulus P3K penuh waktu tanpa tes

3. Tuntaskan tahap I untuk R3 jangan buka gelombang ke 2.

4. Mohon diusut yang lulus P3K yang tidak aktif bekerja dan lampirkan SPTJM.

5. Untuk R3 Teknis/Nakes yang sudah bekerja 5 tahun supaya gak ikut tes lagi langsung jadi P3K penuh waktu .

6. Kami Honorer yang terdata dalam Data Base BKN harus diangkat menjadi P3K penuh waktu.

7. Kami menolak P3K paruh waktu .

8. Amanah UUD nomor 20 tahun 2023 yang bekerja di atas 5 tahun wajib di angkat menjadi P3K penuh waktu,

yang ditandatangani Koordinator R2/R3 Kabupaten Bireuen, Aulia Rahmi.[Umar A Pandrah]

Berita Terkait

Sapa Desak Kapolda Aceh Usut Kasus Disinyalir Keterlibatan Mr M Kendali Proyek Strategis
Masyarakat Korban Banjir Desak KPK Turun ke Bireuen
Dana Jadup Tahap I Korban Banjir Bireuen di Salurkan  
Bireuen Terima 2,25 M dari Prabowo untuk Pembelian Sapi Meugang 
Ribuan Warga Hadiri Halal Bihalal di Rumah H Ruslan Daud
Pernyataan Safrizal ZA Dikecam Pengungsi : Turun, Lihat Kami Masih Tinggal di Tenda
Ratusan warga korban pascabanjir, unjuk rasa diKantor Bupati Bireuen
Hj Faridah Adam Beli Baju Lebaran untuk Pengungsi Korban Banjir di Bireuen
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:32 WIB

Sapa Desak Kapolda Aceh Usut Kasus Disinyalir Keterlibatan Mr M Kendali Proyek Strategis

Rabu, 8 April 2026 - 03:23 WIB

Masyarakat Korban Banjir Desak KPK Turun ke Bireuen

Minggu, 5 April 2026 - 06:37 WIB

Dana Jadup Tahap I Korban Banjir Bireuen di Salurkan  

Senin, 23 Maret 2026 - 02:51 WIB

Bireuen Terima 2,25 M dari Prabowo untuk Pembelian Sapi Meugang 

Minggu, 22 Maret 2026 - 22:21 WIB

Ribuan Warga Hadiri Halal Bihalal di Rumah H Ruslan Daud

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Aceh Barat Lepas 211 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Jun 2026 - 12:57 WIB