Satgas PPA: Sebut Administrasi PT Nafasindo Bobrok, Karyawan Ditindas

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Singkil | Atjeh Terkini.id – Satgas Percepatan Pembangunan Aceh (PPA) secara resmi menyatakan administrasi PT Nafasindo bobrok dan menjadi alat penindasan terhadap karyawan Ungkap Muhlis Koordinator aksi Senin (18/5/2026).

Temuan ini diumumkan setelah tim melakukan pemeriksaan dokumen perusahaan dan wawancara langsung dengan pekerja di lapangan.

Hasil pemeriksaan mengungkap tiga masalah utama: pengabaian hak dasar karyawan, pemotongan upah tidak wajar tanpa dasar hukum, dan intimidasi sistematis terhadap buruh yang menuntut hak. Kondisi ini dinilai melanggar UU Ketenagakerjaan No. 13/2003 dan peraturan K3.

Baca Juga :  Budi Harjo Desak Penegak Hukum Usut Tuntas PT Ensem Lestari

“Temuan Satgas PPA membuktikan apa yang selama ini kami suarakan. PT Nafasindo tidak layak beroperasi sebelum membenahi manajemen dan membayar seluruh hak karyawan yang dirampas,” tegas Muhlis.

Tuntutan Satgas PPA:

1. *Hentikan Operasional* PT Nafasindo sampai audit K3 dan administrasi dinyatakan layak oleh tim independen.

2. *Bayar Seluruh Hak Karyawan* yang dirampas, termasuk hak ahli waris 2 buruh yang meninggal, paling lambat 7 hari setelah Idul Adha.

3. *Proses Hukum* manajemen dan pihak yang terbukti melakukan intimidasi serta pemalsuan dokumen administrasi.

Baca Juga :  PT. Delima Makmur Bantu Perbaikan Jalan dan Lapangan Bola Kaki

Satgas PPA menyatakan akan menggelar aksi lanjutan jika PT Nafasindo tidak menindaklanjuti temuan Satgas PPA dalam 7 hari kerja. Kami juga meminta Dinas Naker Aceh Singkil dan Polda Aceh segera mengambil langkah hukum berdasarkan hasil temuan ini.

Aksi ini adalah bentuk perlawanan terhadap perusahaan yang menjadikan administrasi bobrok sebagai alat menindas buruh. Keadilan untuk 2 buruh yang tewas dan ratusan karyawan yang masih bekerja dalam ketakutan harus ditegakkan.Tutup nya (Aiyub Bancin)

Berita Terkait

Soroti temuan BPK, AMPAS Sebut Disdikbud Aceh Singkil Hianati Amanah Presiden
Ampas Minta Dishub Tertibkan Mobil Over Tonase 
Ribuan Massal Demo Ke Kantor Bupati Aceh Singkil Pertanyakan Bantuan Jadup
Pemilihan BPKamp Danau Bungara Dinilai Tabrak Perbup, Warga Tuntut Pemilihan Ulang!
Kepala SMPN 1 Singkil Utara Sambut Silaturahmi LSM dan Jurnalis
Johar Terpilih sebagai Ketua BPKAMP Desa Labuhan Kera Aceh Singkil 
SPSI Bersama Masyarakat Aceh Singkil Gelar Aksi di Halaman Kantor Bupati
Budi Harjo Desak Penegak Hukum Usut Tuntas PT Ensem Lestari
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:16 WIB

Soroti temuan BPK, AMPAS Sebut Disdikbud Aceh Singkil Hianati Amanah Presiden

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:30 WIB

Ampas Minta Dishub Tertibkan Mobil Over Tonase 

Senin, 8 Juni 2026 - 15:47 WIB

Ribuan Massal Demo Ke Kantor Bupati Aceh Singkil Pertanyakan Bantuan Jadup

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:08 WIB

Pemilihan BPKamp Danau Bungara Dinilai Tabrak Perbup, Warga Tuntut Pemilihan Ulang!

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:09 WIB

Satgas PPA: Sebut Administrasi PT Nafasindo Bobrok, Karyawan Ditindas

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Aceh Barat Lepas 211 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Jun 2026 - 12:57 WIB