Langsa | Atjeh Terkini.id – Sejumlah masyarakat Kota Langsa para pelaku usaha UMKM dan Koperasi menjadi resah. Pasalnya, beredar luas melalui grup – grup WhatsApp dan media sosial rekapitulasi pendataan UMKM dan Koperasi terdampak banjir.
“Tidak benar itu, hingga hari ini saya belum mendapatkan laporan terkait hasil rekapitulasi pendataan UMKM dan Koperasi yang terdampak banjir,” ujar Plt Kadisperindagkop dan UKM Kota Langsa Harris Gusnally SE MH, kepada Atjeh Terkini.id, Selasa (20/1/2026).
Harris mengaku heran, mengapa bisa rekapitulasi tersebut menyebar luas. Padahal dirinya selaku Plt kadis Perindagkop dan UKM belum mendapatkan laporan dari petugasnya yang mendata.
“Laporan aja ke saya belum ada dan rekapitulasi juga belum di tandatangani, kenapa bisa keluar hingga meresahkan masyarakat,” ujarnya.
Karena itu, Harris mengimbau kepada masyarakat pelaku UMKM dan Koperasi yang terdampak bencana banjir yang sudah di data harap bersabar.
“Tidak usah resah yang sudah melaporkan UMKM dan Koperasi terdampak banjir sesuai dengan ketentuan bakal ada namanya dari hasil rekapitulasi pihak kami,” pungkas Harris.
Terpisah, salah seorang pelaku UMKM yang terdampak banjir, Ian warga kecamatan Langsa Barat kelimpungan saat namanya tak tertera di rekapitulasi hasil pendataan.
Ia pun mencari tahu dan akhirnya terungkap bahwa rekapitulasi tersebut belum final dan belum disetujui pihak terkait.
“Alhamdulillah, ternyata rekap hasil pendataan UMKM dan Koperasi tersebut tidak benar adanya,” ujar Ian seraya mengurut dada usai mendengar kabar tersebut.(**)












