PT MGK Hadirkan Bukti Bukan Janji, Mesjid Direhab, Pemuda Diperhatikan dan Anak Bangsa di Dorong Maju

- Jurnalis

Sabtu, 21 Juni 2025 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Barat | Atjeh Terkini.id – PT Magellanic Garuda Kencana (MGK), perusahaan tambang yang beroperasi di Kabupaten Aceh Barat, kembali menunjukkan keseriusannya dalam merawat hubungan sosial dengan masyarakat sekitar.

Tidak hanya menjalankan aktivitas pertambangan, perusahaan ini juga aktif terlibat dalam pembangunan sosial, rehabilitasi rumah ibadah, penguatan kegiatan kepemudaan, hingga komitmen pada pendidikan dan pengembangan ekonomi masyarakat.

Dalam sepekan terakhir, perusahaan ini menyalurkan berbagai bentuk bantuan ke sejumlah gampong, di antaranya Gampong Tanoh Mirah dan Lubok Betong. Bantuan tersebut meliputi perlengkapan olahraga bagi pemuda, dana untuk rehabilitasi masjid, serta dukungan lain yang menyentuh kebutuhan warga secara langsung.

Mesjid Direhab, Komunikasi Terjalin Baik

Geuchik Gampong Tanoh Mirah, Junaidi, menyampaikan rasa bangga atas keterlibatan aktif PT MGK dalam mendukung proses rehabilitasi rumah ibadah di desanya.

“Kami bangga dengan hadirnya PT Magellanic Garuda Kencana (MGK). Berkat bantuan mereka, mesjid kami berhasil kami rehap. Pihak perusahaan pun enak diajak komunikasi dan ramah dengan kami,” ujar Junaidi kepada AtjehTerkini.id pada Jum’at 20 Jun 2025.

Perbaikan masjid yang sempat tertunda akibat keterbatasan anggaran kini kembali berjalan. Perusahaan menyerahkan langsung bantuan dana, yang digunakan untuk memperbaiki kusen jendela, pengecatan ulang, dan perbaikan bagian luar bangunan masjid.

Baca Juga :  Bupati Aceh Barat Resmikan Lapangan Mini Soccer Bumi Teuku Umar

Pemuda Diperhatikan, Hubungan Terjaga

Geuchik Gampong dan tuha Peut Lubok Betong juga menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, PT MGK tidak hanya hadir sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai mitra sosial masyarakat.

“Kami merasakan langsung kehadiran PT MGK. Tidak hanya membantu dari segi dana, tapi juga aktif mendengarkan dan merespons kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

“Bantuan yang diberikan sangat berarti. PT MGK bukan hanya beroperasi, tapi juga peduli,” tegasnya.

Bantuan kepada pemuda antara lain berupa bola kaki, sarung tangan kiper, hingga seragam olahraga lengkap yang diberikan dalam suasana keakraban. Para pemuda menyambutnya dengan antusias dan menyatakan komitmen untuk menjaga hubungan baik dengan perusahaan.

Perusahaan Tak Hanya Membangun Fisik, Tapi Juga Masa Depan

Perwakilan PT MGK, Muhammad Azhar, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa program sosial perusahaan tidak berhenti pada bantuan fisik saja.

“Kami di PT MGK tidak hanya ingin dikenal sebagai perusahaan tambang, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Aceh Barat. Bantuan seperti untuk masjid dan pemuda hanyalah sebagian kecil. Masih banyak lagi yang tidak perlu kami sebutkan satu per satu,” ungkap Azhar.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Sediakan 52 Ekor Hewan untuk Masyarakat

Azhar juga menambahkan bahwa perusahaan memberi perhatian khusus terhadap pengembangan ekonomi lokal serta pendidikan anak-anak dan generasi muda Aceh.

“Kami juga mendukung pengembangan ekonomi masyarakat dan memberikan beasiswa pendidikan, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Semua ini kami lakukan demi mencerdaskan anak bangsa dan mendorong mereka untuk maju,” tambahnya.

MGK, Simbol Kolaborasi Sosial dan Investasi Progresif

Kehadiran PT MGK di Aceh Barat tampaknya mulai diterima secara positif oleh masyarakat. Perusahaan ini tak hanya bicara investasi dan keuntungan, tapi juga membuktikan bahwa pembangunan dapat dilakukan bersama-sama, dengan menghargai nilai-nilai lokal dan membangun komunikasi yang sehat dengan warga.

Langkah ini menjadi contoh nyata bahwa industri bisa tumbuh seiring dengan pemberdayaan masyarakat. Bukan sekadar formalitas CSR, tetapi bagian dari filosofi perusahaan: tumbuh bersama rakyat.(TTM)

Berita Terkait

50 Keuchik di Aceh Barat Diultimatum Kembalikan Dana Desa
Bupati Aceh Barat Bersama Forkopimda Ziarah Kemakam Teuku  Umar
Penertiban PETI Aceh Barat Dinilai Lunak, Polisi Pilih “Soft Approach” Demi Hindari Konflik
Ketua YARA Desak Pemerintah Jangan Abaikan Nasib Wartawan Korban Bencana Alam
LANA : Pelaku Pembakaran Hutan Belum Jadi Tersangka, Begini Penjelasan Kasat Reskrim Aceh Barat 
Api di Lahan Gambut Menggila, Bupati Aceh Barat Turun Langsung ke Lokasi Karhutla
LANA : Bandar Narkoba di Aceh Barat Seolah Tak Tersentuh Hukum
Pengibaran Simbol Politik di Tengah Bencana Mengganggu Fokus Kemanusiaan
Berita ini 618 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:07 WIB

50 Keuchik di Aceh Barat Diultimatum Kembalikan Dana Desa

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:43 WIB

Bupati Aceh Barat Bersama Forkopimda Ziarah Kemakam Teuku  Umar

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:21 WIB

Penertiban PETI Aceh Barat Dinilai Lunak, Polisi Pilih “Soft Approach” Demi Hindari Konflik

Selasa, 27 Januari 2026 - 01:02 WIB

Ketua YARA Desak Pemerintah Jangan Abaikan Nasib Wartawan Korban Bencana Alam

Minggu, 25 Januari 2026 - 16:42 WIB

LANA : Pelaku Pembakaran Hutan Belum Jadi Tersangka, Begini Penjelasan Kasat Reskrim Aceh Barat 

Berita Terbaru

Walikota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE

Pemerintahan

Pemko Langsa akan Distribusi Daging Meugang Hari ini

Selasa, 17 Feb 2026 - 17:08 WIB

Aceh Selatan

Setengah Kilo Daging Meugang Syarat Makna di Pasar Kota Fajar

Selasa, 17 Feb 2026 - 11:10 WIB