Aceh Utara | Atjeh Terkini.id – Kepedulian terhadap kaum dhuafa dan anak yatim terus ditunjukkan Kapolsek Paya Bakong Ipda Irvan melalui Program Geubibu (Gerakan Berbagi Sepuluh Ribu).
Jika pada Jum’at-jum’at sebelumya, Ipda Irvan rutin membagikan ratusan nasi kotak kepada masyarakat miskin. Nanun kali ini, ia membagikan 20 sak beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) isi 5 kg untuk warga kurang mampu di Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, Sabtu (19/09/2025).
Program yang digagas sejak 2019 itu lahir dari ide sederhana: mengajak masyarakat berdonasi Rp 10 ribu untuk membantu sesama.
Kini, Geubibu berkembang pesat dengan lebih dari 2.000 donatur, termasuk dari luar negeri seperti Malaysia, Qatar, Amerika Serikat, dan Abu Dhabi.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa membagikan 20 sak beras kepada kaum dhuafa dan anak yatim,” ujar Kapolsek.
“Ini bukan soal jumlahnya, tapi bagaimana masyarakat bisa merasakan langsung kehadiran polisi di tengah mereka,” kata Ipda Irvan.
Ia menegaskan, kepolisian tidak hanya bertugas melakukan patroli atau pengamanan, tetapi juga hadir untuk memberi perhatian, khususnya bagi warga yang hidup sendirian tanpa sanak keluarga.
Selain beras, donasi Geubibu juga diwujudkan dalam bentuk santunan anak yatim, bantuan untuk lansia, penyandang disabilitas, hingga korban bencana. Semua penyaluran dilakukan langsung oleh relawan bersama pihak kepolisian.
“Banyak penerima yang menangis saat menerima bantuan. Bukan karena nilainya besar, tetapi karena merasa diingat,” tambah Kapolsek Paya Bakong.
Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto mengapresiasi langkah tersebut. Kapolres menilai, program yang dijalankan Kapolsek Paya Bakong merupakan contoh nyata peran polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, Irvan berharap Program Geubibu terus berlanjut dan membawa manfaat lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. (H.Yos)
















