Polda Aceh Dukung Pencegahan Penambang Ilegal

- Jurnalis

Jumat, 26 September 2025 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh | Atjeh Terkini.Id – Polda Aceh menyatakan siap mendukung pembentukan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) untuk komoditas emas dan minerba sebagai langkah preventif mencegah maraknya tambang ilegal. Setelah terbentuk, WPR tersebut nantinya akan diawasi pemerintah guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal itu disampaikan Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Zulhir Destrian kepada awak media, Kamis, 25 September 2025.

Upaya pembentukan tambang rakyat tersebut telah dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) bersama sejumlah dinas terkait di Aula Bhara Daksa Ditreskrimsus Polda Aceh, pada Rabu, 17 September yang lalu. FGD tersebut juga diikuti secara virtual oleh para Kasat Reskrim dan Kanit Tipidter Polres jajaran yang wilayahnya terindikasi terdapat aktivitas tambang ilegal.

Kegiatan FGD tersebut dalam rangka menjemput bola, menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Nomor: 500.10.25/2656 tanggal 11 Maret 2025 perihal Usulan Wilayah Pertambangan Rakyat.

Baca Juga :  Polda Aceh dan Polres Jajaran Salurkan 65,5 Ton Beras Murah Lewat GPM

Saat ini, kata Zulhir, baru tiga kabupaten yang mengusulkan blok WPR yang telah sesuai dengan titik koordinat, yakni Aceh Barat, Aceh Jaya, dan Gayo Lues. Mantan Kapolres Pidie itu mendorong daerah lain yang belum mengusulkan WPR agar segera menyampaikannya melalui Kabag Ekonomi di Pemkab masing-masing.

“Sudah ada tiga kabupaten yang mengusulkan WPR. Ini merupakan upaya melegalkan aktivitas tambang yang ada. Namun, ada juga yang belum mengusulkan karena aktivitas tambang berada dalam kawasan hutan lindung, sehingga memerlukan pengkajian lebih lanjut oleh pihak berwenang,” jelasnya.

Pihaknya juga telah berupaya untuk menjemput bola baik di tingkat provinsi maupun Kementerian ESDM (melalui Dirjen Minerba) demi kepentingan masyarakat dan Pemerintah Daerah. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah untuk menghilangkan penambangan ilegal yang dapat merusak lingkungan, serta menambah pendapatan masyarakat lokal dan daerah dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Baca Juga :  Polda Aceh Raih Penghargaan Kapolri atas Capaian Nilai IKPA Terbaik Tahun Anggaran 2024

Abituren Akpol 1999 itu menambahkan, untuk mempermudah pengajuan WPR, pihaknya rencana akan membentuk forum koordinasi dengan membuat grup WhatsApp yang dapat dimanfaatkan untuk berbagi informasi antarwilayah maupun dengan aparat kepolisian.

“Tambang ilegal yang saat ini berada di kawasan hutan lindung dan sungai akan dilakukan survei terlebih dahulu sebelum diusulkan serta berkoordinasi dengan DPRK setempat. Namun, nanti akan ada grup WA untuk memudahkan koordinasi dalam proses pengusulan. Dan semua ini perlu adanya kolaborasi dan kerja sama antara aparatur pemerintah daerah dan aparat terkait untuk menuntaskan permasalahan tambang ilegal yang ada di Aceh,” pungkas Zulhir. (**)

Berita Terkait

Pria Asal Sultra Ditemukan Selamat, Polisi Dalami Dugaan Penyekapan
Tingkatkan Kemampuan dan Keahlian, Polres Aceh Utara Gelar Latihan Menembak
Piala Dunia FIFA 2026 Bergulir, Ini Imbauan Kapolres Lhokseumawe
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Barat Kumpulkan Puluhan Kantong Darah
Sejumlah Jenderal Masuk Radar Bursa Calon Kapolda Aceh Mengantikan Irjen Pol Marzuki Ali Basyah
Sat Reskrim Polres Aceh Utara Intensifkan Patroli URC, Cegah Kejahatan 3C dan Guantibmas
Satlantas Polres Aceh Utara Antisipasi Balap Liar, Amankan Motor Knalpot Brong
Polisi Amankan Prosesi Lilin Waisak 2570 BE di Vihara Buddha Tirta Lhokseumawe
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:59 WIB

Tingkatkan Kemampuan dan Keahlian, Polres Aceh Utara Gelar Latihan Menembak

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:54 WIB

Piala Dunia FIFA 2026 Bergulir, Ini Imbauan Kapolres Lhokseumawe

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:28 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Barat Kumpulkan Puluhan Kantong Darah

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:50 WIB

Sejumlah Jenderal Masuk Radar Bursa Calon Kapolda Aceh Mengantikan Irjen Pol Marzuki Ali Basyah

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:06 WIB

Sat Reskrim Polres Aceh Utara Intensifkan Patroli URC, Cegah Kejahatan 3C dan Guantibmas

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Aceh Barat Lepas 211 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Jun 2026 - 12:57 WIB