Plt Kadisdik Aceh; Pendidikan Harus Dikelola dengan Hati dan Empati

- Jurnalis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN – Di tengah tantangan dunia pendidikan Aceh yang kompleks, semangat perubahan disuarakan dari Bireuen, dalam pertemuan bersama jajaran pendidikan di Aula Kampus Al-Muslim. Murthalamuddin, S.Pd., MSP, menegaskan pentingnya pengelolaan pendidikan dengan hati dan empati sebagai dasar membangun mutu pendidikan yang lebih baik di Aceh.

Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja dan pertemuan dengan jajaran Cabang Dinas Pendidikan Bireuen, pengawas sekolah, serta para kepala SMA, SMK, dan SLB se-Kabupaten Bireuen di Aula Kampus Al-Muslim, Senin (27/10/2025).

Dalam pertemuan yang turut dihadiri Wakil Ketua Komisi I DPR Aceh, Rusyidi Mukhtar, S.Sos. (Ceulangiek), Murthalamuddin menyoroti masih lemahnya sistem pembinaan dan pengawasan di lingkungan pendidikan Aceh, terutama dalam hal penempatan birokrat yang tidak selalu berasal dari latar belakang pendidikan.

“Selama birokrat pendidikan bukan orang pendidikan, maka sulit kita memahami persoalan di lapangan. Pendidikan ini bidang yang sangat spesifik, tidak bisa dikelola secara administratif saja,” tegasnya.

Baca Juga :  Academic Partner: Pemuda Inspiratif Penerus Perjuangan Pahlawan Bangsa

Murthalamuddin juga mengingatkan pentingnya kesejahteraan dan perhatian terhadap guru sebagai ujung tombak peningkatan mutu pendidikan.

“Selama guru tidak diperhatikan kesejahteraannya, sulit berharap hasil pendidikan yang baik. Guru yang bahagia akan melahirkan anak didik yang hebat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembenahan dilakukan dengan memperkuat sistem pengawasan melalui hierarki yang jelas. Dalam setiap mutasi kepala sekolah, pengawas pembina wajib menandatangani berita acara bersama kepala sekolah dan kepala cabang dinas agar proses berjalan transparan dan akuntabel.

“Jika pengawasan dilakukan dengan benar, dan setiap pengawas berani menyampaikan fakta di lapangan kepada pimpinan, saya yakin mutu pendidikan Aceh akan membaik,” katanya di hadapan para peserta.

Baca Juga :  Semarak Gebyar Seni Dan Literasi MIN 2 Langsa 

Dalam kesempatan itu, Murthalamuddin juga berbagi kisah pribadinya yang tumbuh di lingkungan keluarga guru. Menurutnya, pengalaman itu membentuk cara pandangnya terhadap dunia pendidikan sebagai ladang pengabdian, bukan sekadar jabatan.

“Saya lahir dan besar di lingkungan guru. Karena itu saya paham betul bagaimana beratnya menjadi pendidik. Pendidikan itu bukan hanya soal sistem, tapi soal hati,” ucapnya.

Ia menutup arahannya dengan ajakan agar seluruh insan pendidikan di Aceh bekerja dengan tekad dan keikhlasan untuk membangkitkan kembali dunia pendidikan di Tanah Rencong.

“Mulai hari ini, mari kita bekerja dengan hierarki yang nyata, dengan hati yang ikhlas. Saya yakin walau pendidikan kita hari ini masih lemah, tapi dengan niat baik bersama, Aceh akan bangkit,” pungkasnya. (**).

Berita Terkait

Umuslim Bireuen kirim 740 Mahasiswa KKM Bantu Korban Banjir 
Kajari Langsa Terima IAIN Award sebagai Mitra Strategis Pendidikan
Sambangi MIN 14 Aceh Utara Pascabencana Banjir, Polisi Semangati Murid dan Edukasi
Ketua PWM : Wisudawan Muhammadiyah Harus Menjadi Cahaya bagi Aceh dan Bangsa
Pantau Belajar Mengajar Pasca Banjir, Mendiknas Kunjungi SD 2 Muhammadiyah
HAB ke 80 Kemenag, Rektor IAIN Langsa Serahkan Penghargaan Penulis Jurnal
Dr. Emi : Organisasi Sarana Paling Tepat Belajar Kepemimpinan
Jelang Masuk Sekolah, Disdikbud Kota Langsa Gelar Gotong Royong
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 22:20 WIB

Umuslim Bireuen kirim 740 Mahasiswa KKM Bantu Korban Banjir 

Senin, 19 Januari 2026 - 16:11 WIB

Kajari Langsa Terima IAIN Award sebagai Mitra Strategis Pendidikan

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:52 WIB

Sambangi MIN 14 Aceh Utara Pascabencana Banjir, Polisi Semangati Murid dan Edukasi

Minggu, 11 Januari 2026 - 16:58 WIB

Ketua PWM : Wisudawan Muhammadiyah Harus Menjadi Cahaya bagi Aceh dan Bangsa

Senin, 5 Januari 2026 - 18:42 WIB

Pantau Belajar Mengajar Pasca Banjir, Mendiknas Kunjungi SD 2 Muhammadiyah

Berita Terbaru

Pendidikan

Umuslim Bireuen kirim 740 Mahasiswa KKM Bantu Korban Banjir 

Senin, 19 Jan 2026 - 22:20 WIB