PLN Langsa di Demo, HMI Minta Copot Manajemen dan Periksa Dugaan KKN.

- Jurnalis

Senin, 5 Mei 2025 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa | Atjeh Terkini.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Langsa kembali melakukan aksi demonstrasi kepada PLN Langsa terkait ganti rugi kepada konsumen karena adanya pemadaman listrik dan pemeriksaan aliran dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan listrik tersebut, Senin (5/5/2025).

Pengunjuk rasa meninta Menteri BUMN Erick Tohir untuk mencopot seluruh manajemen PLN Cabang Langsa dan meminta aparat Kepolisian di Kota Langsa untuk memeriksa dugaan korupsi Kolusi dan Bepotisme (KKN) yang terjadi, khususnya pengelolaan dana CSR.

Amatan wartawan, demo HMI dikawal ketat puluhan aparat kepolisian yang dikomandoi Kabag Ops Kompol Dahlan. Para pendemo tidak diberikan akses masuk ke halaman PLN, bahkan pagar pintu masuk ditutup dan dikunci.

Ketua HMI Cabang Langsa, Abdi Maulana yang menjadi penanggung jawab turun langsung dalam aksi demo dengan membawa puluhan pengurus dan kader HMI.

Baca Juga :  Audiensi dengan Walikota, Ketum PSBL : Pemko Langsa Support PSBL

Terlihat koordinator aksi dan orator dari HMI Cabang Langsa secara bergantian membacakan isi agitasi didepan PLN. Aksi demo nyaris ricuh saat mahasiswa membakar ban yang langsung dipadamkan oleh aparat Polres Langsa.

Berikut kecaman dan desakan HMI Cabang Langsa sesuai tuntutan dalam Agitasi:

1. Mendesak Menteri BUMN Bapak Eric Tohir untuk memecat seluruh manager PLN Langsa karena tidak menjalankan amanat UU dalam penyaluran DANA CSR serta tidak meberikan KOMPENSASI kepada konsumen Langsa dan terindikasi melakukan intimidasi terhadap peserta aksi kader HMI.

2. Mengecam PLN Langsa tanpa negosiasi apapun agar memberikan kompensasi kepada masyarakat/konsumen terhadap pemadaman listrik yang sering terjadi di Kota Langsa.

Baca Juga :  Tgk. Auliarrahman Jadi Da'i Nusantara PBNU di NTT

3. Meminta transparansi penyaluran dana CSR PLN Langsa yang di duga terindikasi terdapat kolusi korupsi dan nepotisme (KKN).

4. Mengecam KAPOLRES Langsa agar segera melakukan penyelidikan terhadap indikasi dan dugaan penyaluran DANA CSR PLN Langsa yang terindikasi terdapat KKN serta memberikan klarifikasih kepastian Hukum POLRES Langsa bersama rakyat bukan bersama PLN.

5. Apabila dalam waktu 7 hari jam kerja tidak ada tindak lanjut dari tuntutan, HMI Cabang Langsa akan kembali aksi berjilid.

Sebelum aksi demo bubar, nampak Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo S.I.K didampingi Wakapolres Kompol Hendra Marlan hadir untuk menyikapi Agitasi ke-II demonstrasi HMI Cabang Langsa.(**)

Berita Terkait

Pemerintah Gampong Karang Anyar Gelar Perekaman e- KTP Bagi Warga Terdampak Bencana
Kinerja KPPBC TMP C Langsa Tahun 2025, Penindakan Semakin Berkualitas
Debitur ASN, P3K dan Pensiunan Terdampak Bencana Hidrometeorologi Minta BAS Beri Penangguhan kredit
PMI Kota Langsa Terima Hibah Ekskavator Mini dari PMI Pusat
BKPRMI Langsa Gelar FASI 2026, Pembinaan Mental Qurani
H Hasanuddin, Ketua FKUB Kota Langsa  Meninggal Dunia
Korban Rudapaksa‎ Ayah Tiri Dalam Perlindungan UPTD PPA Langsa ‎
Kejaksaan Negeri Langsa Geledah Kantor PUPR
Berita ini 98 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:22 WIB

Pemerintah Gampong Karang Anyar Gelar Perekaman e- KTP Bagi Warga Terdampak Bencana

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:26 WIB

Kinerja KPPBC TMP C Langsa Tahun 2025, Penindakan Semakin Berkualitas

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:48 WIB

Debitur ASN, P3K dan Pensiunan Terdampak Bencana Hidrometeorologi Minta BAS Beri Penangguhan kredit

Senin, 12 Januari 2026 - 16:52 WIB

PMI Kota Langsa Terima Hibah Ekskavator Mini dari PMI Pusat

Senin, 12 Januari 2026 - 16:14 WIB

BKPRMI Langsa Gelar FASI 2026, Pembinaan Mental Qurani

Berita Terbaru

Pemerintahan

Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh Andriansyah Kembali Jabat Kabid SDM

Minggu, 18 Jan 2026 - 01:04 WIB