Periksa Sidik Jari Mengunakan IPS, Mayat di Pos Jaga Latos Tak Ditemukan Identitas

- Jurnalis

Jumat, 18 Juli 2025 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa | Atjeh Terkini.id – Warga dikejutkan dengan penemuan mayat pria tua tanpa indentitas di pelataran pos jaga pertokoan Latos pusat pasar kota Langsa, Jumat (18/7/2025).

Dari informasi yang dihimpun dan berdasarkan foto yang beredar di media sosial, mayat pria tua itu ditemukan tak bernyawa menggenakan baju motif kotak – kotak abu  – abu, sekira pukul 06.00 WIB.

Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo Habrianto, S.I.K., melalui Kapolsek Langsa Kota AKP Mulyadi SH, mengatakan berdasarkan keterangan saksi di tempat kejadian menjelaskan pada saat sedang piket jaga di daerah Latos mendapat informasi adanya orang tidur di Pos Jaga Pasar Latos yang sepertinya tidak bergerak.

“Mendapat informasi tersebut saksi langsung mengecek kondisi korban dan diduga korban telah meninggal dunia. Saksi juga menjelaskan baru pertama kali melihat korban tidur di Pos Pasar Latos tersebut,” ujar Kapolsek.

Baca Juga :  Beri Rasa Aman di Lingkungan Sekolah, Polsek Paya Bakong Gelar Strong Point

Atas kejadian itu, saksi langsung melaporkannya ke Polsek Langsa Kota dan menghubungi Pihak Rumah Sakit Umum untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Sekira pukul 07.30 WIB, Inafis Polres Langsa tiba ke rumah sakit untuk melakukan pengecekan sidik jari menggunakan alat Inafis Portable System ( IPS ) namun tidak ditemukan identitas Korban.

Sekira pukul 08.00 WIB pihak rumah sakit melakukan pemeriksaan luar Jenazah untuk mengetahui penyebab kematian korban yang dilakukan oleh Dokter forensik a.n Dr. dr. Netty Herawati, M.Ked (For), Sp.G.M.,M.H dengan hasil sebagai berikut;

Diperkirakan korban meninggal sudah kurang dari 6 jam pada saat di lakukan Pemeriksaan. Korban menderita penyakit hernia. Di Saku Baju Korban di Temukan Obat Lambung. Tidak ada tanda – tanda kekerasan di tubuh korban

Baca Juga :  Zulhas Salurkan Bantuan Korban Banjir di Kota Langsa

Setelah selesai melakukan pemeriksaan jenazah korban di simpan di dalam Freezer jenazah pendingin selama 7 (tujuh) hari sampai ada pihak keluarga yang datang kerumah sakit.

Berdasarkan pemeriksaan dokter Korban diduga meninggal akibat sakit yang di deritanya.Tidak ada tanda-tanda kekerasan terhadap tubuh korban. Berdasarkan pemeriksaan sidik jari dan wajah korban menggunakan alat Inafis Portable System (IPS) tidak ditemukan identitas.

Korban diduga selama hidup tidak pernah mengimput data di Capil dan kondisi tangan sidik jari yang sudah mengkeriput. Apabila jenazah sampai 7 (tujuh) hari tidak ada pihak keluarga yang datang kerumah sakit maka akan dilakukan pemakaman di pemakaman umum Kota Langsa.(**)

Berita Terkait

Safari Ramadhan, KNPI Langsa Kunjungi Masjid Syuhada PTPN IV Regional VI
Bukber IMI Kota Langsa, Nasir Djamil : Jaga Kebersamaan dan berikan Edukasi
Plt Kadis Perhubungan : Dugaan Adanya Oknum Memanfaatkan Situasi Panic Buying
PMI Langsa Bukber, Rajut Silaturahmi di Bulan Ramadhan
MPU Kota Langsa Tetapkan Zakat Fitrah 2,8 Kilogram Beras Perjiwa
Permainan Tembak Ikan, Kasatpol-PP Langsa : tidak Ditemukan Unsur Perjudian
Respons Aduan Masyarakat, Pemko Langsa Tinjau Data Penerima Bantuan Tahap I
Walikota Langsa Secara Simbolis Serahkan Bantuan Korban Banjir Tahap I, Penerima Sebanyak 1.326 
Berita ini 120 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 00:04 WIB

Safari Ramadhan, KNPI Langsa Kunjungi Masjid Syuhada PTPN IV Regional VI

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:57 WIB

Bukber IMI Kota Langsa, Nasir Djamil : Jaga Kebersamaan dan berikan Edukasi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:17 WIB

Plt Kadis Perhubungan : Dugaan Adanya Oknum Memanfaatkan Situasi Panic Buying

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:56 WIB

PMI Langsa Bukber, Rajut Silaturahmi di Bulan Ramadhan

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:42 WIB

MPU Kota Langsa Tetapkan Zakat Fitrah 2,8 Kilogram Beras Perjiwa

Berita Terbaru

Gema ayat suci Al-Qur’an mulai membubung di Desa Amabaan seiring dengan dibukanya secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-10 tingkat desa setempat. Acara religius yang dinantikan masyarakat ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Simeulue.07/03/2026

Uncategorized

Wakil Bupati Simeulue Resmi Buka MTQ ke-10 di Desa Amabaan

Minggu, 8 Mar 2026 - 20:53 WIB

Aceh Barat

Keluarga Besar Hamidah Bagikan Takjil dan Gelar Doa Bersama

Minggu, 8 Mar 2026 - 20:45 WIB

opini

Tulisan Cinta Spesial Di Hari Ulang Tahunmu Bu

Minggu, 8 Mar 2026 - 20:41 WIB

Wakil Bupati Simeuleu Nusar Amin saat menyampaikan sambutannya pada pembukaan MTQ ke 10 tingkat Desa di Simeulue

Simeulue

Wakil Bupati Simeulue Resmi Buka MTQ ke-10 di Desa Amabaan

Minggu, 8 Mar 2026 - 20:40 WIB