Pemkab Aceh Barat Rakor Percepatan Penurunan Stunting 

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meulaboh | AtjehTerkini.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat laksanakan Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang berlangsung di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Barat, Selasa (3/6/2025).

Rapat yang dibuka oleh Bupati Aceh Barat melalui Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh, Irfan Murdani, S.STP., M.Sc., ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk mewujudkan Aceh Barat bebas stunting, dan turut dihadiri ketua TP PKK Kabupaten Aceh Barat Ny. Afrinda Novalia, SE, MM.

Irfan menyebutkan, dalam agenda tersebut, TPPS menggandeng mitra kerja lintas sektor untuk menguatkan kampanye dan implementasi berbagai program nasional seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Gerakan Ayah Teladan (Gati), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), dan Lanjut Usia Berdaya (Sidaya). Semua inisiatif ini menjadi bagian dari Quick Win percepatan penanganan stunting yang dicanangkan oleh Kementerian Dalam Negeri dan BKKBN.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Resmikan Aplikasi SRIKANDI Versi 3, Arsip Digital Kini Lebih Aman dan Terintegrasi

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Aceh Barat, Abdullah HS, menjelaskan bahwa rapat ini diikuti oleh 150 peserta dari unsur Forkopimda, kepala dinas dan badan daerah, camat, kepala puskesmas, kepala KUA, hingga kader PKK kabupaten dan kecamatan.

“Rakor ini merupakan agenda rutin yang kami lakukan minimal empat kali dalam setahun dengan sumber dana dari DAK Nonfisik BOKB DP3AKB Aceh Barat Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah koordinasi, tetapi juga ruang evaluasi capaian, penyusunan strategi berbasis data dan inovasi lokal,” jelas Abdullah.

Baca Juga :  Meriah! 350 Pemancing Ramaikan Bhayangkara Fishing Tournament di Aceh Barat

Ia menegaskan, pendekatan yang digunakan harus kolaboratif, komprehensif, dan berkelanjutan. “Kolaboratif berarti seluruh pihak harus saling bersinergi. Komprehensif mencakup intervensi dari sisi gizi, lingkungan, edukasi pola asuh, air bersih, hingga pemenuhan hak anak. Sementara keberlanjutan menjadi kunci agar upaya ini tidak hanya berhenti di atas kertas,” tambahnya.

Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap seluruh pemangku kepentingan dapat menyatukan langkah dan memperkuat tekad untuk menciptakan generasi Aceh Barat yang sehat, cerdas, dan tangguh.

“Jangan biarkan anak-anak kita tumbuh dalam keterbatasan gizi dan akses kehidupan layak. Mari jadikan forum ini bukan sekadar seremoni, tetapi titik tolak langkah nyata menuju Aceh Barat Hebat,” pungkas Irfan Murdani saat menyampaikan sambutan mewakili Bupati.(TTM)

Berita Terkait

PWI Aceh Barat Santuni Anak Yatim, Perkuat Sinergi dengan Mitra Kerja
Keluarga Besar Hamidah Bagikan Takjil dan Gelar Doa Bersama
LANA Murka, Dugaan Upaya Pembunuhan Karakter Akan Dilawan Tanpa Kompromi ‎
Bupati Aceh Barat Berkantor Sehari di Drien Sibak, Serap Aspirasi Warga
Jembatan Rusak Dua Tahun, Siswa Cot Manggie Terpaksa Berperahu ke Sekolah
Dosen FTK UIN Ar-Raniry: Al-Quran Ajarkan Tanggung Jawab Ilmiah Menjaga Alam, Banjir Sumatera Jadi Alarm Ekologis
Pemkab Aceh Barat Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Pimpinan Dayah serta Anak Yatim
50 Keuchik di Aceh Barat Diultimatum Kembalikan Dana Desa
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:03 WIB

PWI Aceh Barat Santuni Anak Yatim, Perkuat Sinergi dengan Mitra Kerja

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:45 WIB

Keluarga Besar Hamidah Bagikan Takjil dan Gelar Doa Bersama

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:13 WIB

LANA Murka, Dugaan Upaya Pembunuhan Karakter Akan Dilawan Tanpa Kompromi ‎

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:57 WIB

Bupati Aceh Barat Berkantor Sehari di Drien Sibak, Serap Aspirasi Warga

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:48 WIB

Jembatan Rusak Dua Tahun, Siswa Cot Manggie Terpaksa Berperahu ke Sekolah

Berita Terbaru