Pemerintah Gulirkan BSU Mulai 5 Juni 2025, Guru Honorer Termasuk Penerima

- Jurnalis

Minggu, 25 Mei 2025 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta| Atjeh Terkini.id – Pemerintah akan kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) mulai 5 Juni 2025, menyasar pekerja dengan gaji di bawah Rp 3,5 juta atau setara Upah Minimum Provinsi (UMP). Program ini juga mencakup guru honorer, sebagai bagian dari kelompok rentan yang terdampak fluktuasi ekonomi nasional.

Peluncuran BSU merupakan bagian dari enam paket stimulus ekonomi yang disiapkan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan pertumbuhan ekonomi kuartal II 2025 tetap di atas 5 persen. Paket stimulus diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam keterangan pers di Jakarta.

Baca Juga :  SPPG Menuju PPPK, Guru Honorer Terabaikan

“BSU diberikan untuk membantu pekerja yang terdampak tekanan biaya hidup, sekaligus menjaga momentum konsumsi domestik, terutama selama libur sekolah dan saat pemberian gaji ke-13,” ujar Airlangga, Sabtu (24/5/25).

Adapun rincian enam stimulus ekonomi yang disiapkan meliputi :

1. Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk pekerja berupah di bawah Rp 3,5 juta.

2. Diskon tarif transportasi umum dan tol, terutama pada masa liburan.

3. Potongan tarif listrik hingga 50 persen bagi rumah tangga kecil.

4. Bantuan sembako dan pangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga :  Para Guru Asal Kota Langsa Raih Juara Umum Apresiasi GTK Provinsi Aceh 

5. Diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) untuk sektor padat karya.

6. Program dukungan konsumsi energi dan pangan yang akan diimplementasikan bertahap.

Penyaluran BSU akan dilakukan melalui rekening bank pekerja yang datanya telah diverifikasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan. Pemerintah menargetkan bantuan ini tepat sasaran dan dapat mempercepat pemulihan ekonomi dari sisi konsumsi rumah tangga, yang menjadi tulang punggung pertumbuhan nasional.

Program ini merupakan langkah lanjutan dari strategi pemerintah dalam menstimulasi ekonomi pascapandemi dan menghadapi potensi perlambatan global yang dapat memengaruhi permintaan domestik. (Ril/H.Yos)

Berita Terkait

Temui Menag : Bupati Aceh Utara Wakili Gubernur Perjuangkan MTQ Nasional hingga Revitalisasi Pasca-Banjir
Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG serta Integrasi Layanan Publik
Bupati Aceh Barat Temui Panglima Kopassus, Bahas Dukungan Percepatan Pembangunan Daerah
Akselerasi Birokrasi Digital, 2.600 ASN Aceh Utara Ikuti Pelatihan GARUDA AI 
Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia 
Aksi Preman di Polda Metro Jaya Ketua DPW Fanst Respon Aceh: Negara Tidak Boleh Kalah
Partai Cinta Negeri Siap berpartisipasi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) mendatang
Jajaran Pemerintah Aceh Pemkab Serta Forkopinda Hadiri Rakornas 2026
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:19 WIB

Temui Menag : Bupati Aceh Utara Wakili Gubernur Perjuangkan MTQ Nasional hingga Revitalisasi Pasca-Banjir

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:30 WIB

Kepala Staf Kepresidenan dan MenPANRB Bahas Penguatan Tata Kelola MBG serta Integrasi Layanan Publik

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:13 WIB

Bupati Aceh Barat Temui Panglima Kopassus, Bahas Dukungan Percepatan Pembangunan Daerah

Senin, 27 April 2026 - 22:12 WIB

Akselerasi Birokrasi Digital, 2.600 ASN Aceh Utara Ikuti Pelatihan GARUDA AI 

Sabtu, 18 April 2026 - 19:02 WIB

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia 

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Aceh Barat Lepas 211 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Jun 2026 - 12:57 WIB