“Kritik Konstruktif 100 Hari Kerja”, Bupati Aceh Barat: Wujud Pemerintahan Terbuka dan Responsif

- Jurnalis

Kamis, 29 Mei 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meulaboh | Atjeh Terkini.id – Dalam langkah nyata menuju tata kelola pemerintahan yang transparan dan responsif, Bupati Aceh Barat, Tarmizi, bersama Wakil Bupati Said Fadheil, menggelar kegiatan “Kritik Konstruktif 100 Hari Kerja” pada Kamis, (29/5/2025), bertempat di Aula Teuku Umar Bappeda.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka bagi masyarakat sipil, termasuk organisasi kemasyarakatan (Ormas), organisasi kepemudaan (OKP), hingga mahasiswa, untuk menyampaikan pandangan, kritik, dan evaluasi terhadap kinerja awal pemerintahan baru mereka.

Dalam sambutannya, Bupati Tarmizi menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen serius untuk menjadikan kritik sebagai fondasi perbaikan layanan publik dan pemerintahan ke depan.

Baca Juga :  Empat Pulau Kembali Aceh, Mualem Disambut Meriah di Bandara Sultan Iskandar Muda

“Kami ingin pemerintahan ini tumbuh dari kritik dan masukan rakyat. Forum ini bukan hanya simbolis, tapi akan kami jadikan dasar perbaikan dan langkah konkret ke depan,” ujar Tarmizi.

Ia juga meminta seluruh kepala SKPK (Satuan Kerja Perangkat Kabupaten) yang hadir untuk merespons langsung masukan dari peserta. Semua kritik yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Beberapa program unggulan yang dibahas dan dievaluasi dalam forum ini antara lain; Kartu Aceh Barat Sehat, sebagai jaminan kesehatan daerah bagi masyarakat. Pembangunan Rumah Singgah untuk warga kurang mampu yang berobat ke luar daerah.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Resmikan Aplikasi SRIKANDI Versi 3, Arsip Digital Kini Lebih Aman dan Terintegrasi

Program berkantor di desa terpencil, guna mendekatkan layanan publik kepada warga. Program Dokter Masuk Rumah (Dokmaru), yang mengutamakan layanan kesehatan proaktif. Reaktivasi layanan PDAM, yang sebelumnya sempat terhenti.

Forum ini mendapat apresiasi luas dari peserta yang hadir. Banyak yang menyebut kegiatan ini sebagai terobosan baru dalam membuka partisipasi publik dan membangun kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.

Dengan mengedepankan prinsip keterbukaan dan partisipasi, pemerintahan Tarmizi–Said Fadheil menunjukkan komitmen untuk membangun birokrasi yang pro-rakyat dan responsif terhadap dinamika di lapangan. Langkah ini menjadi penanda awal dari periode kepemimpinan yang menjanjikan perubahan nyata di Aceh Barat.(TTM)

Berita Terkait

Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh Andriansyah Kembali Jabat Kabid SDM
Pendataan UMKM, Begini Kata Plt Kadis Perindagkop dan UKM Kota Langsa
Disdukcapil Imbau Remaja Usia 17 Tahun Segera Rekam KTP
Sekda Langsa: Evaluasi Draft APBK 2026 Hal Biasa Bagian dari Proses
Dinsos Aceh Gelar Dzikir dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Alam
Pemulihan Pasca Bencana, Sejumlah Menteri Tinjau Lokasi dan Serahkan Bantuan di Langsa
Ketiga Kali Gubernur Aceh Muzakir Manaf Perpanjang Status Darurat Bencana Aceh
Pergub Disabilitas Aceh Disusun, Dinsos Dorong Kebijakan Inklusif dan Implementatif
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 01:04 WIB

Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh Andriansyah Kembali Jabat Kabid SDM

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:18 WIB

Pendataan UMKM, Begini Kata Plt Kadis Perindagkop dan UKM Kota Langsa

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:22 WIB

Disdukcapil Imbau Remaja Usia 17 Tahun Segera Rekam KTP

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:38 WIB

Sekda Langsa: Evaluasi Draft APBK 2026 Hal Biasa Bagian dari Proses

Senin, 12 Januari 2026 - 19:41 WIB

Dinsos Aceh Gelar Dzikir dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Alam

Berita Terbaru

Pemerintahan

Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh Andriansyah Kembali Jabat Kabid SDM

Minggu, 18 Jan 2026 - 01:04 WIB