Khairuddin M Yasin Penderita Kantong Kemis Butuh Bantuan Dermawan Berobat Ke Penang

- Jurnalis

Minggu, 9 Maret 2025 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Khairuddin Muhammad Yasin (58) warga gampong Namploh, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen mengalami penderitaan penyakit kantong Kemih, Butuh bantuan dana dari tangan yang di muliakan Allah, Minggu 08/03/2025. poto Ist Dicky.

Khairuddin Muhammad Yasin (58) warga gampong Namploh, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen mengalami penderitaan penyakit kantong Kemih, Butuh bantuan dana dari tangan yang di muliakan Allah, Minggu 08/03/2025. poto Ist Dicky.

Banda Aceh | Atjeh Terkini.id- pria separuh baya bernama Khairuddin Muhammad Yasin (58) warga gampong Namploh, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen mengalami penderitaan penyakit kantong kemih yang tidak lazim terjadi butuh bantuan uluran tangan Dermawan hamba yang di muliakan Allah untuk membantu dirinya berobat ke penang, Malaysia. sebut kepada Atjeh Terkini.id. minggu 09/03/2025.

Kebutuhan yang diharapkan kharuddin berupa dana berobat sebesar 15 Juta untuk berobat di Hospital LAM WAH EE salah satu Hospital yang dapat menangani penyakit di derita sudah berjalan 24 yang tahun.

Khairul sebelumnya pernah berobat di RSUD Bireuen kemudian medapat rujukan ke RSUZA Banda Aceh Namun penyakit yang diderita oleh Khairuddin tidak ditemukan sumber penyakit, katanya
Khairuddin terpaksa berobat ke penang rumah sakit Hospital Lam Wah ee, disana langsung di tangani oleh Doktor Leong Wing Seng Spesialis kemis dan Doktor Tham Zhang, kedua ini adalah Spesialis ginjal ia vonis mengindap penyakit pundi kencing penyakit yang tidak lazim dialami olehnya,

Baca Juga :  DAHLAN ISKAN AJAK KARYAWAN PT PEMA “MEMINDAHKAN UFUK”

Adapun penyekit yang di alami oleh Khairuddin ketika membuang air kecil bersamaan keluar lender kental bak umpama superma di ujung kemaluannya. Kata kahiruddin.

“Penyakit yang saya alami ini aneh bang, sendi -sendi tulang saya bunyi bagaikan tak ada cairan, pernah saya dirujuk dari RSUD bireuen d tangani di RSUZA berkali kali saya berobat disana, Anehnya tidak tidak ditemukan penyakit apa, sehinga saya memutuskan berobat ke Malaysia atas bantuan dana hamba Allah pada saat itu,

Alasil disana saya di rawat diperiksa secara intensif, Doktor yang menangani penyakita saya ini memberitahukan bahwa saya ini mengindap penyakit pundi kemih, setelah saya diberi obat, diminta tiga bulan kemudian balik lagi berobat di HASPITAL LAM WEH EE, pinta Dokter dan meminta saya siapkan dana 500 ringgit saja.” pungkas. Khairul.

Baca Juga :  Kapolda Aceh dan Pangdam IM Vidcon dengan Kapolri : Situasi Jelang Idul Fitri 1446 H Aman dan Kondusif

Untuk sekarang ini waktu yang ditentukan sebelumnya oleh Dokter disana sudah melebihi batas, meskipun demikian harus banting tulang cari uang berangkat ke penang.

Dikarenakan dirinya orang tak mampu sangat berharap bantuan hamba Allah yang dermawan untuk membantu dirinya mendanai keberangkatan kesana karena butuh segera kesana mengingat ia masih punya tanggung jawab satu orang anak laki-laki berusia 15 tahun. Ujar Khairul.

Ia juga menjelaskan tidak bisa bekerja sebagaimana orang lain karena fisiknya tidak mendukung, tubuh lemah dan tidak bisa banyak gerak.

Kali ini Kedangan Khairuddin kekantor Atjeh Terkini bukan untuk meminta bantuan melainkan hanya untu meminta bantu mempublikasi tentang dirinya yang ia yakin melalui publikasi para dermawan lebih cepat mengisahkan derita yang dialami sejak 24 tahun yang lalu tak kunjung sembu, terang dengan wajah tampak sediah. (DK).

Berita Terkait

Audiensi Pengurus PWI Aceh, BPMA Siap Bekerjasama untuk Peningkatan Kapasitas Wartawan
DPD PBN Aceh Ajak Masyarakat Jadi Pelita bagi Korban Bencana Banjir Aceh  
Perpecahan Guncang IMAPPESBAR, Mosi Tidak Percaya PLT Agim Jipima
Peduli Korban Bencana Alam Warga Kota Banda Aceh Tidak Rayakan Tahun Pesta Pora Petasan
Bank Aceh Syariah Siapkan Relaksasi Nasabah Pembiayaan KUR/UMKM Terdampak Bencana
Gubernur Aceh Muzakir Manaf Terima Bantuan Kemanusiaan Secara Simbolis dari Warga Malaysia
IWAPI Aceh Peduli Salurkan Bantuan Logistik ke Tiga Kabupaten Daerah/Kota
Kisah Ainsyah Lansia Tempati Gubuk Reot di Ambang Roboh Terabaikan oleh Pemko Banda Aceh
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:10 WIB

Audiensi Pengurus PWI Aceh, BPMA Siap Bekerjasama untuk Peningkatan Kapasitas Wartawan

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:12 WIB

DPD PBN Aceh Ajak Masyarakat Jadi Pelita bagi Korban Bencana Banjir Aceh  

Senin, 12 Januari 2026 - 19:55 WIB

Perpecahan Guncang IMAPPESBAR, Mosi Tidak Percaya PLT Agim Jipima

Kamis, 1 Januari 2026 - 18:27 WIB

Peduli Korban Bencana Alam Warga Kota Banda Aceh Tidak Rayakan Tahun Pesta Pora Petasan

Selasa, 30 Desember 2025 - 21:23 WIB

Bank Aceh Syariah Siapkan Relaksasi Nasabah Pembiayaan KUR/UMKM Terdampak Bencana

Berita Terbaru

Pemerintahan

Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh Andriansyah Kembali Jabat Kabid SDM

Minggu, 18 Jan 2026 - 01:04 WIB