Kasus Dana Raib di Bank Muamalat, MUQ Langsa Tegaskan Terus Cari Kepastian Hukum 

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Langsa | Atjeh Terkini.id – Kasus raibnya uang makan santri yang tersimpan di rekening Bank Muamalat Langsa, kurang lebih sebanyak miliaran masih belum mendapatkan titik terang secara hukum.

Sekretaris Yayasan Dayah Bustanul Ulum Madrasah Ulumul Qur’an (YDBU MUQ) Langsa, Ustadz H. Dede Gustian, S.Pd.I., S.H., M.S., kepada wartawan, Senin, (18/5/2026) menegaskan akan terus memperjuangkan penyelesaian dengan melaporkan ke pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hal tersebut setelah sebelumnya pihak MUQ Langsa melaporkan hal ini ke Polda Aceh beberapa waktu lalu yang hingga kini masih tahap penyelidikan. Diketahui dana dari uang makan santri itu disebut mencapai miliaran rupiah raib dan kini menjadi perhatian serius pihak yayasan.

Dikatakan, dalam waktu dekat akan melaporkan persoalan tersebut secara resmi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Langkah itu dilakukan sebagai bentuk upaya mencari kepastian hukum sekaligus meminta perlindungan terhadap hak-hak nasabah, khususnya lembaga pendidikan pesantren.

Baca Juga :  Polda Aceh Gelar Apel Pengamanan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

‎Menurutnya, laporan kepada OJK dinilai penting agar terdapat menganalisa aliran dana  yang mencakup pengawasan dan evaluasi terhadap penanganan kasus yang sedang berlangsung.

‎“Kami berharap OJK dapat memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini karena dana tersebut merupakan dana operasional santri yang sangat penting bagi keberlangsungan pendidikan di pesantren,” tegas Ustadz Dede.

‎Selain melapor ke OJK, pihak yayasan juga berupaya memperjuangkan keadilan dengan membuka komunikasi kepada DPR-RI guna mengagendakan forum Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Langkah tersebut dilakukan agar persoalan yang dihadapi pesantren dapat diketahui secara luas dan memperoleh perhatian dari lembaga legislatif nasional.

‎Pihak yayasan menilai, kasus dugaan hilangnya dana pesantren bukan hanya persoalan internal lembaga semata, melainkan juga menyangkut perlindungan terhadap dana masyarakat yang dipercayakan kepada institusi perbankan.

‎“Kami ingin mencari keadilan dan kepastian hukum. Karena itu, kami juga akan berupaya meminta kesempatan melakukan dengar pendapat dengan DPR RI agar persoalan ini dapat dibahas secara terbuka dan objektif,” ujar ustadz Dede Gustian.

Baca Juga :  Peringati Hari Jadi Polwan Ke-76 Polres Gagas Bakti Kesehatan Disabilitas di SLB Pidie Jaya

‎Sebelumnya, pihak yayasan mengaku telah mengajukan permohonan pemblokiran rekening kepada pihak bank sebagai langkah antisipatif pasca adanya putusan perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) di Pengadilan Negeri Langsa. Namun, menurut pihak yayasan, permohonan tersebut tidak mendapatkan tindak lanjut yang jelas.

‎Pihak yayasan berharap seluruh pihak terkait dapat memberikan klarifikasi secara terbuka agar penyebab berkurangnya dana dapat diketahui secara jelas dan penyelesaian yang adil dapat segera terwujud.

‎Perkara tersebut kini menjadi perhatian masyarakat, terutama karena dana yang diduga hilang merupakan dana kebutuhan santri yang digunakan untuk operasional makan dan pendidikan di lingkungan pesantren.

Dimana sebelumnya Branch Manager (Pimpinan Cabang) Bank Muamalat Langsa, Affan Syuaid, yang dikonfirmasi via selularnya tidak diangkat, begitu juga pesan melalui WhatsApp yang dikirimkan juga belum memberikan jawaban ihkwal tersebut. (**)

Berita Terkait

Pascasarjana IAIN Langsa Sosialisasikan Prodi Unggul di Kemenag Aceh Timur
Polres Lhokseumawe MoU dengan UIN SUNA, Perkuat Kualitas Pelayanan
62 Calon Mahasiswa Pascasarjana IAIN Langsa Ikuti Ujian Seleksi
Staf Ahli Menag RI Dukung Transformasi IAIN Langsa Menuju UIN Zawiyah Cot Kala Langsa
Transformasi Menuju UIN, IAIN Langsa dan UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Gelar FGD
Transformasi IAIN ke UIN: Investasi Strategis Negara untuk Masa Depan Pendidikan Indonesia
Warek I IAIN Langsa Tegaskan Kualitas Jadi Prioritas Utama Pelaksanaan PPG
Sinergi Bersama Generasi Muda, Pemko Langsa Terima Audiensi PEMA Unsam
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:25 WIB

Pascasarjana IAIN Langsa Sosialisasikan Prodi Unggul di Kemenag Aceh Timur

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:12 WIB

Polres Lhokseumawe MoU dengan UIN SUNA, Perkuat Kualitas Pelayanan

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:45 WIB

62 Calon Mahasiswa Pascasarjana IAIN Langsa Ikuti Ujian Seleksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:01 WIB

Staf Ahli Menag RI Dukung Transformasi IAIN Langsa Menuju UIN Zawiyah Cot Kala Langsa

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:12 WIB

Transformasi Menuju UIN, IAIN Langsa dan UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Gelar FGD

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Aceh Barat Lepas 211 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Jun 2026 - 12:57 WIB