Lhokseumawe | Atjeh Terkini.id – Kepedulian terhadap korban banjir terus ditunjukkan Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. Pada Senin (19/01/2026), Kapolres turun langsung ke Posko Pengungsian Gampong Riseh Tunong untuk melaksanakan kegiatan trauma healing, sekaligus memberikan layanan kesehatan gratis bagi para pengungsi.
Bencana banjir yang melanda wilayah tersebut telah menghanyutkan sejumlah rumah warga hingga rata dengan tanah. Bahkan, beberapa lokasi permukiman berubah menjadi alur sungai baru yang dipenuhi kayu dan bebatuan, meninggalkan trauma mendalam, khususnya bagi anak-anak.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Lhokseumawe berinteraksi langsung dengan anak-anak korban banjir melalui berbagai permainan dan hiburan edukatif. Ia mengajukan pertanyaan ringan seputar wawasan kebangsaan, termasuk mengajak anak-anak mengulang kembali pemahaman tentang Undang-Undang Dasar 1945. Anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan diberikan hadiah, sehingga suasana pengungsian dipenuhi tawa dan keceriaan.
Tak hanya fokus pada pemulihan psikologis, Kapolres Lhokseumawe juga membawa tim kesehatan untuk memberikan layanan pengobatan gratis kepada para pengungsi. Pemeriksaan kesehatan dilakukan terhadap anak-anak, lansia, serta warga yang mengeluhkan gangguan kesehatan pascabanjir.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya terbantu secara fisik, tetapi juga secara mental dan kesehatan. Trauma healing untuk anak-anak dan pengobatan gratis ini kami harapkan dapat meringankan beban para pengungsi,” ujarnya.
Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, para pengungsi tetap memiliki semangat dan optimisme untuk bangkit serta menata kembali kehidupan pascabencana.
“Semoga apa yang kami lakukan hari ini dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi saudara-saudara kita yang terdampak banjir,” pungkas Kapolres. (H.Yos)












