Dukung Kesehatan Masyarakat, Pemerintah Aceh Barat Apresiasi Peran Strategis Bidan

- Jurnalis

Minggu, 25 Mei 2025 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Meulaboh | Atjeh Terkini.id – Bupati Aceh Barat, melalui Kepala Dinas Kesehatan Cut Hasanudin, membuka Musyawarah Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-11 Kabupaten Aceh Barat yang digelar di Aula Cabang Dinas Pendidikan Wilayah, Minggu (25/5/2025)

Dalam sambutannya, Cut Hasanuddin menegaskan bahwa peran bidan di Aceh Barat sangat strategis, terutama dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak. “Bidan bukan hanya tenaga kesehatan di garis depan, tetapi juga sahabat masyarakat dalam melewati fase-fase penting kehidupan, mulai dari kehamilan, persalinan hingga perawatan anak,” ujarnya.

Menurut Cut Hasanuddin, Musyawarah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dan merumuskan arah gerak strategis organisasi. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, lanjutnya, telah mengidentifikasi sejumlah tantangan utama di sektor kesehatan, seperti masih tingginya angka kematian ibu dan bayi, prevalensi stunting pada balita, cakupan imunisasi yang belum maksimal, serta tingginya angka kesakitan.

“Tenaga kesehatan, khususnya bidan, memegang peranan kunci dalam menjawab tantangan tersebut melalui layanan antenatal care berkualitas, pendampingan persalinan, dan edukasi masyarakat,” terang Cut Hasanudin.

Baca Juga :  DPRK Aceh Barat Tetapkan LPJ APBK 2024, Pemkab Komit Perbaiki Pengelolaan Anggaran

Dikatakannya, Pemerintah daerah terus berkomitmen mendukung penuh upaya ini dengan meningkatkan fasilitas kesehatan, menyediakan pelatihan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan, dan menerapkan kebijakan yang berpihak pada peningkatan kesehatan masyarakat.

Ia berharap Musyawarah Cabang ini dapat melahirkan pemimpin IBI yang kompeten, menyusun program kerja yang realistis, serta memperkuat IBI sebagai mitra utama pemerintah dalam menciptakan masyarakat Aceh Barat yang sehat dan sejahtera.

“Gunakan forum ini sebagai ruang terbuka untuk berdiskusi, menyampaikan aspirasi, dan menyusun langkah konkret demi kemajuan bersama. Dengan semangat kebersamaan, kita yakin dapat memberikan kontribusi nyata bagi daerah yang kita cintai,” pungkasnya.

Musyawarah Cabang IBI ini tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga wujud nyata komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Aceh Barat.

Sedangkan Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Aceh Barat, Cut Yulia, SST, MKM menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari pengembangan organisasi dan pembinaan berkelanjutan terhadap profesi bidan.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi di Gampong Ranto Panyang Barat Dilimpahkan ke APH

“Muscab ini bukan hanya ajang rutin organisasi, tapi juga momen strategis untuk memperkuat struktur, mengevaluasi program, dan yang paling penting, mendorong peningkatan kapasitas para bidan di Aceh Barat,” ujar Cut Yulia.

Ia menambahkan bahwa tantangan di bidang kesehatan, khususnya dalam pelayanan ibu dan anak, menuntut bidan untuk terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan etika profesi. “Kami berharap, dari musyawarah ini akan lahir pemimpin yang visioner serta program kerja yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman,” jelasnya.

Cut Yulia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat yang telah memberikan ruang kolaborasi bagi organisasi profesi seperti IBI untuk berkontribusi dalam pembangunan kesehatan.

Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, ia optimis bahwa bidan di Aceh Barat akan semakin kuat, kompeten, dan siap menjadi mitra utama dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas, tandasnya.(TTM)

Berita Terkait

Jembatan Rusak Dua Tahun, Siswa Cot Manggie Terpaksa Berperahu ke Sekolah
Dosen FTK UIN Ar-Raniry: Al-Quran Ajarkan Tanggung Jawab Ilmiah Menjaga Alam, Banjir Sumatera Jadi Alarm Ekologis
Pemkab Aceh Barat Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Pimpinan Dayah serta Anak Yatim
50 Keuchik di Aceh Barat Diultimatum Kembalikan Dana Desa
Bupati Aceh Barat Bersama Forkopimda Ziarah Kemakam Teuku  Umar
Penertiban PETI Aceh Barat Dinilai Lunak, Polisi Pilih “Soft Approach” Demi Hindari Konflik
Ketua YARA Desak Pemerintah Jangan Abaikan Nasib Wartawan Korban Bencana Alam
LANA : Pelaku Pembakaran Hutan Belum Jadi Tersangka, Begini Penjelasan Kasat Reskrim Aceh Barat 
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:48 WIB

Jembatan Rusak Dua Tahun, Siswa Cot Manggie Terpaksa Berperahu ke Sekolah

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:45 WIB

Dosen FTK UIN Ar-Raniry: Al-Quran Ajarkan Tanggung Jawab Ilmiah Menjaga Alam, Banjir Sumatera Jadi Alarm Ekologis

Selasa, 24 Februari 2026 - 05:48 WIB

Pemkab Aceh Barat Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Pimpinan Dayah serta Anak Yatim

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:07 WIB

50 Keuchik di Aceh Barat Diultimatum Kembalikan Dana Desa

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:43 WIB

Bupati Aceh Barat Bersama Forkopimda Ziarah Kemakam Teuku  Umar

Berita Terbaru