Dinkes Aceh Besar Inventarisasi IRT Pangan Unggulan

- Jurnalis

Kamis, 24 April 2025 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Dinas Kesehatan Aceh Besar Nelly Ulfiati SKM MPH memimpin rapat inventarisasi Industri Rumah Tangga (IRT) Pangan Unggulan di Lambaro, Ingin Jaya, Kamis (24/04/2025).

Sekretaris Dinas Kesehatan Aceh Besar Nelly Ulfiati SKM MPH memimpin rapat inventarisasi Industri Rumah Tangga (IRT) Pangan Unggulan di Lambaro, Ingin Jaya, Kamis (24/04/2025).

KOTA JANTHO I Atjeh Terkini.id – Tim penyuluh dan pengawas Keamanan Pangan Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar menggelar inventarisasi Industri Rumah Tangga (IRT) Pangan Unggulan di Lambaro, Ingin Jaya, Kamis (24/04/2025).

Inventarisasi IRTP tersebut bertujuan untuk pengembangan Industri dan identifikasi sarana Industri rumah tangga pangan di Aceh Besar. Kegiatan tersebut turut melibatkan Dinas Perindustrian UKM dan Perdagangan, Plut, DMPTSPDMPTSP, DFI dan PKP Aceh Besar.
Sekretaris Dinas Kesehatan Aceh Besar Nelly Ulfiati SKM MPH pada kesempatan tersebut mengatakan potensi industri pangan di Aceh Besar sangat besar untuk dikembangkan.

Baca Juga :  Ketua DPRK Aceh Besar: Musrenbang RKPD 2026 Bersinergi dengan Visi-Misi Bupati Aceh Besar 2025-2030

“Untuk pengembangan potensi tersebut, butuh dukungan yang sinergis dengan berbagai stakholders, baik Dinas Koperasi UKM dan Pwrdagangan, Plut, DMPTSP, DFI, PKP maupun Media Center Pemkab Aceh Besar dalam hal publikasi dan promosi,” ujar Nelly.

Kegiatan tersebut juga menggali potensi partisipasi para pihak untuk berkolaborasi dalam mengedukasi para pelaku usaha agar melakukan produksi secara sehat, aman pangan dan memiliki izin usaha.

Tim penyuluh dan pengawas Pangan Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar Rita Mutia .,SKM, MKM, merilis hingga April 2025, terdapat 569 sarana IRTP.

Baca Juga :  Kisruh Masjid Abu Indrapuri : Ketika Syariat Terbentur Syahwat Birokrasi

Dari total sarana itu, 476 sarana IRTP yang aktif, 39 sarana sedang dalam pengawasan Dinkes Aceh Besar,” sebut Rita.

Ia juga mengatakan, saat ini tim penyuluh dan pengawas secara rutin melakukan langsung pada sarana dibawah pembinaan. “Setiap tahun kita melakukan dua kali penyuluhan pangan bagi para pelaku usaha, selain memberikan informasi dan edukasi terkait produk yang aman pangan juga didorong dan dibantu untuk melengkapi izin usahanya,” demikian kata Rita Mutia. (**)

Berita Terkait

Warga Jruek Bak Kreh Gelar Gotong Royong Sambut Idul Adha
Qurban Sarana Meningkatkan Ketakwaan dan Kepedulian Sosial
Menjelang Idul Adha Dishub Aceh Besar Intensifkan Pengawasan Angkutan
Ketua Tuha Peut Gampong Meunasah Krueng Kala Kecewa Terhadap Penegakkan Hukum di Aceh Besar
Syech Muharram Usul Pelebaran Jalan Kajhu Hingga Pintu Tol Baitussalam
Bupati Aceh Besar Saweu Sikula SDN Limpok Ajak Murid Gunakan Bahasa Aceh Sehari-hari
Bupati Aceh Besar Tinjau SD Negeri Lamlhom, Pastikan Fasilitas Belajar Semakin Layak
Kapolda Aceh Pimpin Pemusnahan Ladang Ganja 20 Hektare di Aceh Besar
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 07:55 WIB

Warga Jruek Bak Kreh Gelar Gotong Royong Sambut Idul Adha

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:46 WIB

Qurban Sarana Meningkatkan Ketakwaan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:58 WIB

Menjelang Idul Adha Dishub Aceh Besar Intensifkan Pengawasan Angkutan

Senin, 18 Mei 2026 - 16:33 WIB

Ketua Tuha Peut Gampong Meunasah Krueng Kala Kecewa Terhadap Penegakkan Hukum di Aceh Besar

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:05 WIB

Syech Muharram Usul Pelebaran Jalan Kajhu Hingga Pintu Tol Baitussalam

Berita Terbaru

Langsa

Car Free Day Kota Langsa Mulai Membudaya

Minggu, 7 Jun 2026 - 13:27 WIB