Diduga Tak Layak Operasi, Pengelola SPBU Sebut Tak Ada Kendala dari Pertamina

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Simeuleu | Atjeh Terkini.id – Keberadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Desa Abail, Kecamatan Teupah Tengah, Kabupaten Simeulue, menuai sorotan. Pasalnya, bangunan SPBU tersebut diduga belum sepenuhnya memenuhi standar operasional prosedur (SOP) serta kelayakan bangunan sebagaimana yang dipersyaratkan.Selasa (17/3/2026)

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber menyebutkan bahwa pembangunan SPBU tersebut telah berlangsung hampir dua tahun. Namun hingga kini, kondisi bangunan disebut-sebut masih dipertanyakan terkait standar keselamatan dan kelayakan operasionalnya.

Sejumlah pihak menilai, fasilitas SPBU seharusnya memenuhi standar teknis dan keselamatan yang ketat sebelum beroperasi, mengingat usaha tersebut berkaitan langsung dengan distribusi bahan bakar yang memiliki risiko tinggi.

Baca Juga :  Jaringan Internet di Simeulue Barat Tak Berfungsi, Ketua HIPPMA Desak Perbaikan Segara

Pantauan wartawan dilapangan SPBU tidak terlihat adanya mesin pompa Nozzle yang bisa dipakai SPBU umumnya dan Tempat penampungan minyak seperti tengki yang telihat hanya drum biasa untuk penyimpanan minyak saat mobil Tengki dari Pertamina datang melakukan pengisian.

Menanggapi hal tersebut, wartawan mencoba mengkonfirmasi pihak pengelola SPBU. Penanggung jawab SPBU Abail, Roli, menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima teguran ataupun persoalan dari pihak terkait.

“Sampai sekarang tidak ada masalah dari pihak Pertamina. Mungkin sama orang itu gimana setandarnya kembali ke pihak Pertaminanya, terkait setandar SOP, tapi sejauh ini tidak ada kendala,” ujar Roli saat dikonfirmasi.

Baca Juga :  Kafe Milik Kades Bulu Hadek di Danau Laut Tawar Hangus Dilalap Api

Meski demikian, sejumlah pihak berharap agar instansi terkait dapat melakukan pengecekan langsung guna memastikan bangunan dan operasional SPBU tersebut telah sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk menjamin keselamatan masyarakat serta memastikan operasional SPBU berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai hasil peninjauan ataupun evaluasi terhadap kelayakan bangunan SPBU tersebut.(AM)

Berita Terkait

Kunker Kapolda Aceh Rambongan di Sambut Forkopinda di Bandara Lasikin Simeulue
Masyarakat Simeulue Keluhkan Listrik Sering Padam, Banyak alat Elektronik Rusak
Tak Hanya Resmikan Gedung, Kajati Aceh Ajak Forkopimda Simeulue Tanam Jagung Perdana
Kas Daerah kosong, Mahasiswa Pertanyakan Kinerja Bupati dan DPRK: “Lobi ke Jakarta atau Sekedar Pleseran?”
Gaji ASN Simeulue Terlambat, Ketua PBB : Pemerintah Bijak Kelola Anggaran
‎Diisolasi 90 Hari di Lapas Sinabang, Hak Ibadah Wartawan Alumni LPDS Dipertanyakan
Dugaan Pelecehan dalam Rekrutmen MBG Simeulue, Pelamar Beberkan Pengakuan
Aktivis Mahasiswa Apresiasi Kejari Usut Dugaan Korupsi RSUD Simeuleu
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:57 WIB

Kunker Kapolda Aceh Rambongan di Sambut Forkopinda di Bandara Lasikin Simeulue

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:05 WIB

Masyarakat Simeulue Keluhkan Listrik Sering Padam, Banyak alat Elektronik Rusak

Senin, 11 Mei 2026 - 20:05 WIB

Tak Hanya Resmikan Gedung, Kajati Aceh Ajak Forkopimda Simeulue Tanam Jagung Perdana

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:22 WIB

Kas Daerah kosong, Mahasiswa Pertanyakan Kinerja Bupati dan DPRK: “Lobi ke Jakarta atau Sekedar Pleseran?”

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:46 WIB

Gaji ASN Simeulue Terlambat, Ketua PBB : Pemerintah Bijak Kelola Anggaran

Berita Terbaru