Bunda PAUD Pidie Jaya Hj. Asmawati Sebutkan, Masuk SD Tak Perlu Tes Calistung 

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bunda PAUD Kabupaten Pidie Jaya, Ny. Hj. Asmawati Sibral,

Bunda PAUD Kabupaten Pidie Jaya, Ny. Hj. Asmawati Sibral,

PIDIE JAYA I Atjeh Terkini.id- Bunda PAUD Kabupaten Pidie Jaya, Ny. Hj. Asmawati Sibral, sebutkan pentingnya proses transisi yang menyenangkan bagi anak-anak usia dini yang akan melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI).

Pernyataan ini disampaikan Ny. Asmawati sebagai bagian dari kampanye nasional “Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan”, yang kini tengah digencarkan oleh Kemendikbudristek.

Dalam keterangannya, ia menyoroti tiga target utama yang harus diterapkan di seluruh sekolah di Pidie Jaya.

Target Pertama, tidak diperbolehkan adanya tes calistung (membaca, menulis, dan berhitung) sebagai syarat masuk SD atau MI.

“Tes calistung bisa menimbulkan tekanan bagi anak. Ini bertentangan dengan semangat pendidikan yang ramah anak,” ujarnya.

Baca Juga :  Penganiaya Wartawan Ditangkap Polisi

Target Kedua, semua satuan pendidikan dasar wajib memberikan waktu minimal dua minggu untuk mengenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru.

Proses ini penting untuk membangun kenyamanan dan kepercayaan diri anak dalam lingkungan belajar yang baru.

Target Ketiga, guru dan tenaga kependidikan diharapkan menerapkan enam pondasi dasar dalam kegiatan belajar-mengajar. Keenam pondasi tersebut adalah:

Kematangan emosi

Keterampilan bahasa dan sosial

Pengenalan nilai agama dan budi pekerti

Kematangan kognitif

Keterampilan motorik dan perawatan diri

Pemaknaan belajar yang positif

“Transisi bukan soal akademik semata, tapi soal kesiapan anak dalam banyak aspek. Kita ingin anak-anak merasa senang datang ke sekolah, bukan takut karena harus dites dulu,” tambah Bunda PAUD yang juga merupakan istri Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi.

Baca Juga :  Kapolres dan Forkopimda Pidie Jaya Santuni Anak Yatim di Panti Asuhan Darul Aitam

Kebijakan ini disambut baik oleh para pendidik dan orang tua murid di Pidie Jaya.

Harapannya, pendekatan yang lebih humanis ini mampu menciptakan fondasi pendidikan dasar yang kuat dan inklusif, sekaligus memperkuat sinergi antara PAUD, SD/MI, guru, dan keluarga.

“Sekolah adalah rumah kedua, jadi mulailah dengan sambutan yang hangat, bukan tekanan,” pungkas Ny. Hj. Asmawati. (**)

Berita Terkait

Program GENTING Hadirkan Sumur Bor untuk Keluarga Berisiko Stunting di Pidie Jaya*
Ketua TP PKK Kak Na Dampingi Ketum Seruni Serahkan Bantuan di Pidie Jaya
ISN Banda Aceh Salurkan Bantuan dan Lakukan Asesmen Pasca Banjir di Pidie Jaya
SATGAS PPA Peduli, Bagikan 250 Kilogram Cabai Selama Dua Hari di Pidie Jaya
Mukarramah Fadhlullah Tinjau Langsung Desa Hilang di Meurah Dua, Fokus pada Pemulihan Warga
Bupati Diminta Geser Sisa Anggaran Tahun 2025 untuk Penanganan Banjir 
Wagub Aceh Pastikan Distribusi Bantuan  Korban Banjir Hari Ini Bagikan
Aceh Besar Juara Umum MTQ XXXVII Aceh 2025
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 03:28 WIB

Program GENTING Hadirkan Sumur Bor untuk Keluarga Berisiko Stunting di Pidie Jaya*

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:58 WIB

Ketua TP PKK Kak Na Dampingi Ketum Seruni Serahkan Bantuan di Pidie Jaya

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:54 WIB

ISN Banda Aceh Salurkan Bantuan dan Lakukan Asesmen Pasca Banjir di Pidie Jaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 00:06 WIB

SATGAS PPA Peduli, Bagikan 250 Kilogram Cabai Selama Dua Hari di Pidie Jaya

Kamis, 11 Desember 2025 - 11:19 WIB

Mukarramah Fadhlullah Tinjau Langsung Desa Hilang di Meurah Dua, Fokus pada Pemulihan Warga

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Aceh Barat Lepas 211 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Jun 2026 - 12:57 WIB