Konflik Tapal Batas Aceh Barat–Nagan Raya Memanas Lagi

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Barat | Atjeh Terkini.id – Konflik batas wilayah antara Aceh Barat dan Nagan Raya kembali pecah. Setelah sebelumnya memanas di perbatasan Pante Ceureumen–Seunagan Timur, kini ketegangan merembet ke kawasan Kaway XVI.

Ketegangan mencuat Rabu, 19 November 2025, saat warga dan aparatur Gampong Tepin Panah bergerak ke lokasi hutan produksi yang diduga diserobot dan telah diseteking serta diklaim sepihak sebagai wilayah Nagan Raya.

Baca Juga :  Satreskrim Aceh Barat Amankan Empat Pemuda Diduga Premanisme

Situasi makin serius ketika pada Minggu, 23 November 2025, unsur Muspika Kaway XVI—Camat, Kapolsek, Koramil—bersama tokoh masyarakat dan warga turun langsung ke titik sengketa untuk memastikan kondisi di lapangan.

Pertemuan mendadak antara tokoh masyarakat Nagan Raya dan tokoh Kaway XVI digelar di lokasi. Suasana sempat menegang, namun akhirnya kedua pihak sepakat menghentikan semua aktivitas pekerjaan di area hutan produksi tersebut.

Camat Kaway XVI, Budiman Yasin, mengeluarkan pernyataan tegas:

Baca Juga :  Polres Aceh Barat Imbau Warga Tak Bakar Lahan, Tegaskan Sanksi Berat

“Seluruh pekerjaan dihentikan sementara. Kita menunggu keputusan resmi dari kedua kabupaten. Pelurusan batas akan ditentukan berdasarkan Permendagri,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa keputusan ini diambil demi mencegah konflik meluas dan menjaga kondisi tetap kondusif hingga pemerintah resmi menetapkan batas definitif.

Kasus ini kembali menunjukkan betapa rawannya wilayah tapal batas kedua kabupaten dan pentingnya percepatan penyelesaian melalui jalur resmi pemerintah.(**)

Berita Terkait

Disebut Tak Terdampak Bencana, Warga Aceh Barat Berang : Rumah Hilang, Jembatan Ambruk dan Sekolah Hanyut
Pasang Plang Klaim Sepihak, Lahan Hutan Krueng Meulaboh Dibabat untuk Tanam Sawit
Oknum Mantan Bendahara Gampong Diduga Palsukan Setoran Uang Ratusan Juta
Gelap di Balik Dana Desa”, Papan Informasi Kosong, Warga Pulo Teungoh Murka dan Desak Audit
Komda LP-KPK Desak Bupati Tegaskan Hasil Audit Inspektorat Terkait Pengelolaan Dana Desa
Sekian Lama Huntara Tak Kunjung Bisa Ditempati, Korban Banjir Masih Terlunta
Respon Cepat Satlantas Aceh Barat Atasi Tumpahan Minyak di Simpang Pelor
Terpantau Pria Tak Dikenal Intai Rumah Ketua LANA
Berita ini 514 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:16 WIB

Disebut Tak Terdampak Bencana, Warga Aceh Barat Berang : Rumah Hilang, Jembatan Ambruk dan Sekolah Hanyut

Sabtu, 18 April 2026 - 12:12 WIB

Pasang Plang Klaim Sepihak, Lahan Hutan Krueng Meulaboh Dibabat untuk Tanam Sawit

Rabu, 15 April 2026 - 21:13 WIB

Oknum Mantan Bendahara Gampong Diduga Palsukan Setoran Uang Ratusan Juta

Kamis, 9 April 2026 - 12:13 WIB

Gelap di Balik Dana Desa”, Papan Informasi Kosong, Warga Pulo Teungoh Murka dan Desak Audit

Rabu, 8 April 2026 - 23:12 WIB

Komda LP-KPK Desak Bupati Tegaskan Hasil Audit Inspektorat Terkait Pengelolaan Dana Desa

Berita Terbaru

Jakarta

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia 

Sabtu, 18 Apr 2026 - 19:02 WIB