Baiturrahman Bergema: Zikir Damai Kenang 20 Tahun MoU Helsinki

- Jurnalis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelataran Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, dipenuhi lantunan zikir dan doa yang dihadiri ribuan jamaah memperingati 20 tahun penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki, pada Selasa (13/8/2025) malam.

Pelataran Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, dipenuhi lantunan zikir dan doa yang dihadiri ribuan jamaah memperingati 20 tahun penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki, pada Selasa (13/8/2025) malam.

Banda Aceh I Atjeh Terkini.id- Pelataran Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, dipenuhi lantunan zikir dan doa yang dihadiri ribuan jamaah memperingati 20 tahun penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki, pada Selasa (13/8/2025) malam.

pada kesempatan itu hadir Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Fadhlullah, para ulama, santri, pejabat pemerintah, dan anggota legislatif. Pimpinan Majelis Zikrullah Aceh, Syaikh Muda Tgk. Samunzir bin Husen, memimpin zikir yang diikuti dengan khidmat oleh seluruh jamaah. Acara dimulai setelah salat Isya berjamaah,

Syaikh Samunzir dalam pengantarnya mengajak seluruh umat Islam di Aceh untuk terus bersyukur atas nikmat kedamaian yang telah diraih. “Perjuangan untuk mewujudkan damai adalah sesuatu yang harus dihargai dan dijaga. Ini adalah wujud nyata rasa syukur kita,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemko Langsa Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2026

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh seorang dai muda, diikuti dengan lantunan Shalawat Badar yang dilafalkan bersama-sama oleh ribuan jamaah. Suasana khidmat terasa saat jamaah laki-laki dan perempuan, termasuk para santri, duduk tertib memenuhi pelataran masjid.

Syaikh Samunzir juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadlullah atas dukungan mereka dalam pelaksanaan zikir terbuka di Masjid Baiturrahman. “Dulu Aceh identik dengan konflik. Kini, sudah saatnya Aceh dikenal sebagai ‘negeri zikir’. Semoga kegiatan seperti ini semakin sering diadakan dan melibatkan lebih banyak jamaah,” tuturnya.

Baca Juga :  Rapat dengan Menteri ESDM, Bupati Al- Farlaky Paparkan Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

Ia menekankan pentingnya generasi muda memahami sejarah Aceh dan menghargai perjuangan para syuhada, pejuang keadilan, dan ulama yang telah berkorban demi perdamaian. “Anak-anak muda Aceh harus mewarisi damai agar Aceh semakin sejahtera melalui kedamaian yang abadi,” pungkasnya (**).

Berita Terkait

Pemko Langsa Salurkan Bantuan Masa Panik Pasca Kebakaran
Gantikan Erni Yanti, Koko Hendrawansyah Jabat Plh Kadis P2KP Langsa
Tak Patuh Audit, Bupati Berhentikan Sementara 7 Keuchik di Aceh Barat
Jelang JPT dan Perampingan OPD, Sejumlah Pejabat Pemko Langsa Bakal Hilang Kursi
Sekda Langsa Sampaikan Klarifikasi Penuh Empati, Tegaskan Fokus dan Komitmen Bantu Warga Terdampak
Ayah Wa Minta Pusat Segera Perbaiki 18 Ribu Hektar Sawah Rusak Akibat Bencana
Apel Bersama Pasca Idul Fitri, H. Mirwan Tekankan Realisasi Anggaran, Kedisiplinan, dan Peningkatan Pelayanan
Walikota dan Wakil Walikota Langsa Sholat Idul Fitri Bersama Ribuan Warga
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 14:12 WIB

Pemko Langsa Salurkan Bantuan Masa Panik Pasca Kebakaran

Selasa, 14 April 2026 - 12:22 WIB

Gantikan Erni Yanti, Koko Hendrawansyah Jabat Plh Kadis P2KP Langsa

Senin, 6 April 2026 - 19:10 WIB

Tak Patuh Audit, Bupati Berhentikan Sementara 7 Keuchik di Aceh Barat

Rabu, 1 April 2026 - 15:50 WIB

Jelang JPT dan Perampingan OPD, Sejumlah Pejabat Pemko Langsa Bakal Hilang Kursi

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:29 WIB

Sekda Langsa Sampaikan Klarifikasi Penuh Empati, Tegaskan Fokus dan Komitmen Bantu Warga Terdampak

Berita Terbaru

Jakarta

Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia 

Sabtu, 18 Apr 2026 - 19:02 WIB