Dalih Buka Lahan Perkebunan, Ratusan Warga Sambangi Lokasi Tolak Aksi Perambahan Hutan Adat

- Jurnalis

Jumat, 25 Juli 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan warga sambangi Lokasi Hutan adat yang akan dijadikan lahan Perkebunan

Ratusan warga sambangi Lokasi Hutan adat yang akan dijadikan lahan Perkebunan

Aceh Selatan | Atjeh Terkini – Ratusan masyarakat Gampong Durian Kawan, Dusun Tanah Munggu dan Labah Rambung, Kecamatan Kluet Timur, Aceh Selatan, menolak dengan tegas hutan adat Delong Senenggan milik masyarakat di garap oleh kelompok Tani Delong Durung dengan dalih untuk lahan perkebunan, Jumat, 25/07/2025.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Penolakan itu berujung dengan kedatangan ratusan warga pria dan wanita ke lokasi Hutan Adat Delong Senenggan Gampong Durian Kawan Dusun Tanah Munggu.

Masyarakat mengganggap kelompok Tani Delong Durung telah melakukan dan pembukaan lahan baru dalam kawasan hutan adat Delong Senenggan.

Baca Juga :  1508 Warga Fakir, Miskin Terima Zakat, Infaq dan Sedakah dari Pemkab Aceh Barat

Konflik antara masyarakat dengan kelompok Tani Delong Durung sudah berlangsung selama 2 bulan, bahkan sudah tiga kali dilakukan mediasi, baik tingkat gampong maupun tingkat kecamatan, namun tidak membuahkan hasil.

Menurut Kadus Labah Rambong Safrizal, aksi ini dilakukan akibat mediasi yang selama ini dilakukan baik tingkat Desa, Kecamatan bahkan sudah dalam tahap pemberkasan di tingkat Kabupaten mengalami kebuntuan.

“Selama ini masyarakat selalu patuh terhadap butir-butir perjanjian yang dilahirkan dalam proses mediasi, namun di pihak kelompok Tani, selalu melanggar apa yang telah disepakati dalam perjanjian,” ujar Safrizal .

Dikatakan Lebih lanjut, hari ini, Jumat 25 Juli 2025 seluruh masyarakat Dusun Tanah Munggu dan Labah Rambung, tua muda, laki-laki, perempuan, turun langsung ke lapangan untuk menegaskan bahwa seluruh masyarakat berkomitmen untuk tetap menjaga dan melestarikan keberadaan hutan Adat Delong Senenggan dan menolak pembukaan lahan untuk perkebunan oleh kelompok Tani Delong Durung.

Baca Juga :  ‎Dandim 0107/Aceh Selatan Turun Langsung Pimpin Penanganan Longsor  ‎

“Harapan kami dengan adanya aksi penolakan ini, kami atas nama masyarakat meminta kepada Bupati Aceh Selatan untuk segera menindak lanjuti permasalahan yang terjadi di gampong Durian kawan ini, untuk menghindari hal – hal yang tidak diinginkan,” tutup Safrizal.(KHAIRUL MIZA)

Berita Terkait

Jaga Ketahanan Pangan, BUMG Pulo Kambing Perlahan Berkembang
Camat Kluet Utara Gelar Coffe Morning, Perkuat Sinergitas Pengelolaan Pasar Rakyat Kotafajar
Respon Keluhan Warga, Camat Kluet Utara Tinjau Langsung Ke TKP
Gampong Sapik Aceh Selatan Gelar Pelatihan Adat Istiadat
Kondisi Gedung PMI Tapaktuan Meresahkan Masyarakat
Doa Warga Kota Bahagia Mengalir untuk H.Mirwan
Jalan Lintas Kota Fajar Menggamat Rusak, Dikeluhkan Masyarakat
Tokoh Masyarakat: Aceh Selatan Harus Bersatu di Iringi Optimisme
Berita ini 160 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:10 WIB

Jaga Ketahanan Pangan, BUMG Pulo Kambing Perlahan Berkembang

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:28 WIB

Camat Kluet Utara Gelar Coffe Morning, Perkuat Sinergitas Pengelolaan Pasar Rakyat Kotafajar

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:40 WIB

Respon Keluhan Warga, Camat Kluet Utara Tinjau Langsung Ke TKP

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:37 WIB

Gampong Sapik Aceh Selatan Gelar Pelatihan Adat Istiadat

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:19 WIB

Kondisi Gedung PMI Tapaktuan Meresahkan Masyarakat

Berita Terbaru

Pemerintahan

Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh Andriansyah Kembali Jabat Kabid SDM

Minggu, 18 Jan 2026 - 01:04 WIB